LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) untuk mahasiswa gelombang 1 Angkatan 48. Kegiatan ini dilaksanakan secara online baik melalui zoom maupun streaming youtube.

Dr. Ayub Mursalin, dalam sambutannya memaparkan bahwa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, KUKERTA regular tahun 2021 tidak dilaksanakan untuk menghindari adanya penyebaran atau penularan virus Corona yang dapat mengancam kesehatan dan bahkan kehidupan manusia di beberapa wilayah di Indonesia. Sebagai gantinya, KUKERTA tahun 2021 diadakan dengan konsep KUKERTA-KS (Kuliah Kerja Nyata Kerja Sosial), dalam artian, siswa yang berasalah dari salah satu desa kembali ke desa masing-masingnya kemudian membuat kelompok yang terdiri dari 10 peserta dari desa atau daerah terdekat. Jumlah 10 peserta dalam setiap kelompok ditujukan agar dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.

Dr. Mursalin, dalam paparan meteri menegaskan agar Mahasiswa dapat pro-aktif dalam berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dengan cara berdiskusi untuk menyerap permasalahan-permasalahan di desa yang nantinya dapat dijadikan program kerja atau rekomendasi kebijakan dan kerja untuk tahun-tahun berikutnya. Selain itu, Ketua LPPM menekankan agar mahasiswa dapat membuat profil desa yang nantinya dapat dijadikan sebagai bank data bagi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Bapak Dr. Sya’roni, sektretaris LPPM, mewanti-wanti kepada mahasiwa agar dapat selalu menaati protokol kesehatan dengan diantaranya menyediakan persediaan masker dan hand-sanitizer di posko. Terakhir, Pak Ali, selaku ketua pusat pengabdian masyarakat menambahkan agar dapat mematuhi aturan dan adat istiadat yang berlaku di desa setempat. Mahasiswa juga diharapkan agar menjaga sopan santun pergaulan, dan yang paling penting harus menunjukkan role model yang baik sehingga dapat menimbukan image positif bagi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *