75 Persen Mahasiswa Internasional UIN STS Jambi Tiba di Indonesia
Jambi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru internasional. Hingga pertengahan September 2026, sekitar 75 persen mahasiswa asing telah tiba di Indonesia melalui Bandara Jambi dan Bandara Palembang.
Gelombang pertama kedatangan berlangsung pada 12 September 2026, ketika tujuh mahasiswa asal Malaysia mendarat di Jambi. Mereka dijemput langsung oleh Koordinator PLKI LPPM UIN STS Jambi, Dion Ginanto, bersama staf kerja sama Ali Ubay. Satu mahasiswa Malaysia lainnya dijadwalkan menyusul pada minggu ketiga September.
Sehari kemudian, 13 September 2026, tiga mahasiswa asal Sudan tiba di Bandara Sulthan Thaha. Mereka disambut oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Dr. Arfan Azis, Kaprodi Sistem Informasi Dr. Heri, serta Dion Ginanto dan Ali Ubay. Pada hari yang sama pula, rombongan mahasiswa Thailand yang terdiri dari tiga orang dan seorang dosen pengantar juga tiba di Pelambang. Penjemputan dilakukan oleh pengurus mahasiswa Thailand UIN STS Jambi, Mr. Arshad di Bandara Palembang lalu kemudian dilanjutkan perjalanan darat ke Jambi.
Kedatangan mahasiswa asing ini berlangsung bertahap karena proses visa yang tidak serentak. Namun seluruh dokumen kini telah selesai, sehingga mahasiswa yang belum berangkat dijadwalkan segera menyusul. Khusus mahasiswa Sudan, mereka akan mengikuti program Bahasa Indonesia di UPB selama satu semester sebelum memulai perkuliahan reguler.

Rektor UIN STS Jambi menegaskan komitmen kampus dalam memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa internasional.
“Tolong pastikan betul bahwa mahasiswa asing keseluruhannya dapat memperoleh hak yang seharusnya mereka dapatkan. Pastikan mereka merasa betah tinggal di Jambi,” pesannya kepada Koordinator PLKI.
Ketua LPPM turut menekankan dukungan kelembagaan.
“Jika ada fasilitas LPPM yang dapat digunakan untuk membantu mahasiswa asing settle, maka silakan digunakan,” ujarnya.
Dion Ginanto menyambut positif kehadiran mahasiswa Sudan.
“Alhamdulillah kita mendapat mahasiswa asing asal Sudan, Malaysia, dan Thailand; dan seperti pesan pimpinan tahun depan kita akan memperbanyak jenis negara. Jadi mudah-mudahan akan ada mahasiswa asing dari negara berbeda tahun depan,” katanya.
Langkah ini memperkuat posisi UIN STS Jambi sebagai kampus dengan orientasi global. Selain menyediakan beasiswa bagi sebagian besar mahasiswa asing, kampus juga berupaya mempertahankan kualitas akademik sehingga tetap menjadi rujukan bagi calon mahasiswa internasional.
Bagikan: