JAMBI — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menghadiri kegiatan PetroChina Goes to Campus yang berlangsung di ruang senat lantai 6 UIN STS Jambi, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara dunia kampus dan industri untuk membangun peluang kolaborasi, terutama dalam bidang magang, praktik kerja, dan pengembangan sumber daya manusia.
Acara dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN STS Jambi Dr. Jamaluddin, Kepala Bagian Akademik, para dekan, mahasiswa, serta jajaran PetroChina. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme mahasiswa yang ingin mengetahui peluang pengembangan karier di sektor industri energi.
Humas PetroChina menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UIN Jambi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, PetroChina selama ini terus berupaya membangun pendekatan dengan masyarakat dan perguruan tinggi melalui berbagai program, seperti internship, praktik kerja lapangan, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.
Ia mengatakan, perusahaan berharap adanya respons positif dari mahasiswa UIN Jambi untuk mengikuti berbagai program yang disiapkan. Salah satu tahapan seleksi yang diterapkan dalam proses rekrutmen magang dan praktik adalah psikotes.
Dalam pemaparannya, pihak PetroChina juga menjelaskan posisi perusahaan di tingkat global. Di China, PetroChina merupakan perusahaan milik negara dan menempati peringkat keempat perusahaan energi terbesar di dunia. Sementara di Indonesia, PetroChina disebut berada pada posisi kelima di bawah Medco dalam sektor yang sama.
Selain pengalaman kerja lapangan, mahasiswa yang mengikuti program praktik di PetroChina disebut akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain layanan kesehatan dan uang saku selama menjalani kegiatan.
Wakil Rektor III UIN STS Jambi Dr. Jamaluddin mengatakan, kampus saat ini terus mendorong penguatan visi sebagai perguruan tinggi unggul berbasis entrepreneurship. Karena itu, hubungan dengan dunia industri dinilai penting untuk memperluas pengalaman dan kompetensi mahasiswa.
“Momentum seperti ini perlu dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa untuk membuka wawasan dan peluang masa depan,” ujarnya.
WR III juga meminta LPPM untuk menggali berbagai potensi kerja sama yang memungkinkan antara UIN Jambi dan PetroChina, baik dalam bidang akademik, riset, maupun pengembangan kapasitas mahasiswa.
Usai kegiatan utama di ruang senat lantai 6, tim PetroChina bersama jajaran pimpinan UIN Jambi melanjutkan diskusi lanjutan terkait berbagai persoalan strategis dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
Editor: Doni
“Program ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen untuk terus menghasilkan karya akademik yang berkualitas dan berdampak luas,” ujarnya.
“Penguatan ekosistem akademik harus ditopang dengan produktivitas riset dan publikasi yang baik. Karena itu, universitas memberikan dukungan nyata melalui program insentif ini,” kata Rektor.


