Prof. Dr. Ngainun Naim Sampaikan Strategi Menembus Proposal Mora the Air Funds 2025

Sabtu (13/09/2025) LPPM mengundang penerima Mora the Air Funds 2024, Prof. Dr. Ngainun Naim untuk berbagi tips dan strategi bagi pengaju proposal dari UIN Jambi. Dalam sesi pertama ini ditegaskan bahwa pengaju proposal harus taat asas mengikuti petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan dan memenuhi administrasi, sehingga dapat mendukung substansi proposal riset yang diajukan.

Prof. Dr. Ngainun Naim mengatakan bahwa skema Mora the Air Fund dalam Sejarah Kementerian Agama merupakan dana riset yang terbesar dan sangat kompetitif. Oleh sebab itu sangat diperlukan proposal yang menarik untuk dapat menembusnya. Prof. Ngainun menyarankan ke peserta untuk jangan menggunakan pendekatan monodisipliner sebaiknya lebih kepada interdisipliner,”Peneliti sosial humaniora akan lebih baik jika berkolaborasi dengan bidang teknologi”, ujarnya.

Disampaikan oleh Prof. Ngainun,”kata kunci dalam menembus proposal adalah mengikuti juklak dan juknis. Jangan sampai substansi riset yang bagus gagal hanya karena tidak mengikuti juklak dan juknis yang ada”. Menurut Prof. Ngainun banyak proposal gagal karena tidak taat asa Juknis, maka pengaju harus mengikuti juklak dan juknis serta persyaratan administrasi yang sudah ditetapkan.

Menurut Prof. Ngainun, skema Mora the Air Fund berbeda dengan skema Litapdimas, secara prosedur seleksi proposal Mora Fund sangat ketat dan dalam pelaksanaannya juga membutuhkan komitmen untuk membuat pelaporan yang dijalankan setiap bulan,”Jika tidak memenuhi target yang ditentukan maka skema multi years bisa dihentikan karena tidak tercapainya target yang ditetapkan”, jelas Prof Ngainun.

Tujuan MoRA the Air Fund yaitu: Pertama, meningkatkan pengembangan kualitas sumber daya riset yang inovatif dan kontributif bagi keilmuan, masyarakat dan daya saing bangsa;

Kedua, meningkatkan dan mengembangkan keilmuan pada perguruan tinggi keagamaan berbasis riset, sehingga lebih inovatif dan berdampak pada kehidupan masyarakat dan kebangsaan.

Ketiga, memperbanyak hasil riset dalam bentuk hak kekayaan intelektual, publikasi ilmiah buku oleh penerbit internasional, publikasi jurnal ilmiah buku oleh penerbit internasional, publikasi jurnal ilmiah bereputasi internasional, dan produk/teknologi/model yang dapat dihilirisasi, bekerjasama dengan dunia usaha dan dunia industry yang berdampak nyata secara ekonomi dan sosial.

Prof. Ngainun menutup presentasinya menyampaikan aspek penting yang harus diperhatikan oleh pengaju: Novelty, Relevansi, Roadmap, Koherensi dan keutuhan gagasan, Daftar Pustaka kekinian dan kredibel, Kesinambungan tahun ke tahun, dan RAB yang rasional dan berbasis regulasi.”Bapak dan Ibu perlu memperhatikan poin-poin yang saya sampaikan tadi, roadmapnya jelas, adanya kebaruan riset, dan juga penting memperhatika daftar Pustaka yang update dan dari jurnal yang kredibel, dan tentunya setiap tahunnya memiliki target masing-masing”, kata Prof. Ngainun.

Ketua LPPM, Fridiyanto menyampaikan bahwa untuk mendukung dosen UIN Jambi yang ingin mengajukan proposal Mora the Air Fund 2025 maka LPPM telah menyiapkan empat rangkaian zoom yang akan mengupas strategi menembus Mora Fund,”LPPM telah menyiapkan empat rangkaian zoom untuk membahas berbagai aspek proposal Mora Fund, pada hari ini yang pertama dibuka oleh Prof. Ngainun Naim yang juga merupakan Ketua Forum LPPM yang meraih Mora Fund. Selasa, 16 September kita telah mengundang Pak Ruchman Basori untuk menjadi narasumber, dan dua sesi lainnya. Semoga dengan banyaknya informasi ini akan menambah perspektif dan mengatasi persoalan teknis, sehingga harapan kita dari UIN Jambi akan bertambah lagi proposal yang lolos. Saya juga mengundang sivitas akademika UIN Jambi untuk mengikuti tiga rangkaian zoom lagi, untuk membedah proposal Mora the Air Funds 2025,” ujarnya.

Kegiatan zoom dihadiri oleh 60 peserta yang mengikuti dengan sangat penuh antusias dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat memperbaiki kualitas proposal Mora the Air Funds 2025.

Editor: Doni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899