JAMBI — Upaya meningkatkan literasi keuangan bagi mahasiswa difabel terus diperkuat oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui kegiatan Edukasi Keuangan bersama Duta Literasi Keuangan OJK Perwakilan UIN STS Jambi yang berlangsung Senin (18/05/2026) di ruang kuliah lantai 4 Gedung Perkuliahan FEBI.
Mengusung tema “Antara Pindar dan Pinjol, Menjadi Mahasiswa Bijak di Era Keuangan Digital,” kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman mahasiswa difabel terkait penggunaan layanan keuangan digital secara aman, cerdas, dan inklusif. Edukasi difokuskan pada pengenalan peluang dan risiko pinjaman pinjol serta pindar, termasuk tips menjaga keamanan finansial di tengah maraknya perkembangan layanan keuangan digital.
Kegiatan melibatkan seluruh mahasiswa difabel beserta para pendampingnya dan berlangsung secara interaktif agar materi lebih mudah dipahami oleh seluruh peserta. Dalam sambutannya, Koordinator Pusat Layanan Gender dan Disabilitas (Korpus GAD) menegaskan bahwa kegiatan kolaboratif ini sangat penting, mengingat tingginya kerentanan terhadap berbagai bentuk penipuan maupun penyalahgunaan layanan keuangan digital, terutama pada kelompok difabel.
“Setiap mahasiswa berhak memiliki pemahaman keuangan yang cerdas, aman, dan inklusif. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa difabel mampu menjadi pengguna layanan keuangan digital yang bijak, mandiri, dan tidak mudah terjebak praktik keuangan ilegal,” disampaikannya dalam sambutan kegiatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Elyanti Rosmanidar, M.Si., yang mewakili Dekan FEBI beserta jajaran pimpinan fakultas. Dalam sambutannya, pihak fakultas menyampaikan apresiasi atas kolaborasi edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa difabel di lingkungan kampus.
Turut hadir sebagai narasumber dan fasilitator kegiatan, Duta Literasi Keuangan OJK UIN STS Jambi, yakni M. Maulana Hamza, SE, MM dan Sri Rahma, SE, ME, menyampaikan materi dengan pendekatan komunikatif dan inklusif sehingga peserta dapat memahami pentingnya literasi keuangan sejak dini. Acara diawali dengan pretest dan ditutup dengan posttest terkait dengan materi tersebut.
Selain memperoleh wawasan baru terkait keuangan digital, peserta juga mendapatkan e-sertifikat, snack, souvenir, serta pengalaman belajar yang diharapkan dapat mendukung kemandirian finansial mahasiswa difabel di masa mendatang.
Editor: Doni