Jambi – UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memperkuat komitmen sebagai kampus hijau dengan menyelenggarakan Pekan Lingkungan Hidup 2026. Agenda yang menjadi bagian dari penguatan ekoteologi dan budaya ramah lingkungan di lingkungan perguruan tinggi itu dibahas dalam rapat persiapan yang digelar di ruang rapat LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Kepanitiaan Pekan Lingkungan tahun 2006 melibatkan berbagai unsur lintas unit di lingkungan kampus UIN Jambi. Keterlibatan banyak elemen tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa isu lingkungan hidup tidak lagi dipandang sebagai agenda sektoral, melainkan gerakan kolektiv civitas academica UIN Jambi untuk membangun tata kelola kampus yang berparadigma lingkungan dan berkelanjutan.
Ketua LPPM, Fridiyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang berasal dari berbagai unit kerja di kampus. Ia menilai kolaborasi lintas unit menjadi modal penting dalam menyukseskan Pekan Lingkungan sekaligus memperkuat identitas UIN Jambi sebagai kampus hijau san peduli lingkungan. Menurutnya Korpus LHSDGS LPPM yang dikoordinir Dr. Irmawati hanyalah lokomotif dan pemantik gerakan, yang kemudian berikutnya harus didukung segenap civitas.
“Pekan Lingkungan ini merupakan bagian dari agenda Ekoteologi Kementerian Agama sekaligus menjalankan program Rektor untuk mewujudkan Green Campus di UIN Jambi,” ujar Fridiyanto.
Menurutnya, penguatan kesadaran ekologis di lingkungan perguruan tinggi tidak cukup hanya melalui wacana akademik, tetapi juga perlu diwujudkan melalui gerakan nyata yang melibatkan sivitas kampus dan masyarakat luas, dan Pekan Lingkungan Hidup adalah sebagai bentuk kampanye untuk mewujudkan kampus hijau.
Dalam rangkaian Pekan Lingkungan 2026, panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan menarik, di antaranya fun bike, bazaar, lomba desain alat pengelolaan sampah, senam akbar, gotong royong, workshop dan seminar lingkungan hidup. Kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kesadaran ekologis sekaligus menumbuhkan partisipasi publik terhadap isu keberlanjutan.
Salah satu agenda utama adalah kegiatan fun bike yang akan digelar pada 1 Juni 2026. Kegiatan fun bike akan mengambil rute dari Kampus Telanaipura menuju kawasan Kantor Gubernur Jambi dan kembali lagi ke kampus Telanaipura. Panitia membuka kegiatan fun bike untuk masyarakat umum sebagai bagian dari kampanye penggunaan transportasi ramah lingkungan.
Korpus Lingkungan Hidup dan SDGs, Dr. Irmawati Sagala, mengatakan bahwa fun bike tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga bersama, melainkan juga sarana edukasi publik mengenai pentingnya gaya hidup rendah emisi dan budaya bersepeda di perkotaan.
“Fun bike kali ini juga menjadi kampanye kepada masyarakat untuk membiasakan bersepeda. Selain itu, peserta nantinya juga akan mendapatkan door prize,” kata Dr. Irmawati.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Pekan Lingkungan diharapkan mampu mendukung penguatan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus meningkatkan posisi UIN STS Jambi dalam pemeringkatan UI GreenMetric, yang menilai komitmen perguruan tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan.
Menurut Dr. Irmawati, Pekan Lingkungan juga diharapkan menjadi pemantik lahirnya budaya kampus hijau yang tumbuh dalam keseharian sivitas akademika.
“Pekan Lingkungan adalah upaya membangun budaya kampus yang ramah lingkungan dalam setiap napas dan gerak kehidupan kampus,” ujarnya.
Panitia berharap seluruh civitas UIN STS Jambi dapat terlibat aktif dan ikut meramaikan rangkaian kegiatan Pekan Lingkungan 2026. Dukungan bersama dinilai penting agar gerakan ekologis di lingkungan kampus tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya kolektif yang berkelanjutan.
Editor: Doni