Jum’at (13/06/2025) di LPPM berlangsung pertemuan antara LPPM dan KITLV – Jakarta Universiteit Leiden. Kunjungan KITLV – Jakarta dalam rangka melengkapi khasanah koleksi terkait kajian tentang Jambi, khususnya.
Koninklijk Instituut voor Taal –, Land – en Volkenkunde (KITLV) sejak tahun 1851 bekerja dalam pengumpulan informasi serta memajukan penelitian terkait keadaan masa kini dan lampau daerah-daerah ex koloni Belanda dan wilayah sekitarnya. KITLV yang berpusat di Leiden, membuka perwakilannya di Jakarta pada tahun 1969. KITLV-Jakarta menyelenggarakan berbagai kegiatan dan menerbitkan karya ilmiah tentang Indonesia dan Asia Tenggara pada umumnya.
Sejak 1 Juli 2014 Perpustakaan KITLV di Leiden bergabung dengan Perpustakaan Universitas Leiden dan kantor KITLV-Jakarta dialihkan di bawah naungan Perpustakaan Universitas Leiden dan berbadan hukum Yayasan. Sebagai perpustakaan dan pusat penelitian, Perpustakaan Universitas Leiden menghimpun penerbitan buku-buku dan majalah dalam bidang ilmu sosial dan kemanusiaan dari instansi pemerintah, swasta, universitas, atau terbitan komersial umum dan terbuka yang disimpan di Perpustakaan Universitas Leiden dalam bentuk asli, dan/atau digital. Koleksi dan terbitan KITLV meliputi ilmu humaniora dan ilmu-ilmu sosial yang berfokus pada Asia Tenggara—khususnya Indonesia. Berkisar dari sejarah kolonial sampai isu-isu sosial masa kini.
Budiman dari KITLV – Jakarta mengatakan KITLV memiliki empat fungsi sebagai berikut: Pertama, sebagai bagian dari perpustakaan; Kedua, Kantor untuk kerjasama akademik; Ketiga, Promosi dan informasi Universitas Leiden; Keempat, sebagai konsorsium Universitas Leiden, Erasmus, dan join riset dengan universitas di Indonesia.
Budiman mengatakan bahwa maksud dan tujuan KITLV datang ke UIN Jambi adalah untuk memperoleh koleksi dosen UIN Jambi, “Kami juga mengunjungi penulis, penerbit lokal, dinas, dan lembaga yang konsen dengan muatan lokal”.
Budiman berharap kunjungan ke UIN Jambi bukan menjadi yang pertama dan terakhir, “Harapan kami akan ada poin – poin yang bisa ditindaklanjuti dalam berbagai bentuk kerjasama”. Budiman mengatakan tentang peluang kerjasama antara UIN Jambi dan KITLV – Jakarta khususnya dalam aspek saling melengkapi koleksi perpustakaan.
Sekretaris LPPM, M. Husnul Abid menyampaikan bahwa ia telah lama melakukan katalogisasi kajian tentang Jambi. Abid juga menyampaikan tentang penerbit Sutha Press yang dimiliki UIN Jambi dan dikelola oleh LPPM. Abid mengatakan masih banyak karya dosen UIN Jambi tentang Jambi, pihak KITLV nanti bisa memesan untuk karya-karya tentang Jambi yang diperlukan.
Pada pertemuan ini LPPM mengundang dosen UIN Jambi yang banyak meneliti naskah Jambi, Dr. Ali Muzakir yang menyampaikan bahwa ia telah lama menggunakan arsip KITLV digital, “Website arsip tersebut sangat berguna bagi saya untuk mempelajari naskah – naskah”. Ali Muzakir menyampaikan proyek akademik terakhir yang ia kerjakan tentang alih aksara dan akan diserahkan ke KITLV – Jakarta
Irmawati Sagala yang fokus meneliti sejarah Jambi mengatakan bahwa ia meneliti tentang Kesultanan Jambi dan banyak berkunjung ke perpustakaan Universitas Leiden. Irma juga menyampaikan tentang proyeknya ke depan tentang web yang akan menyimpan data tentang Jambi.
Turut hadir Kepala Perpustakaan UIN Jambi, Isnaini yang mempresentasikan tentang koleksi perpustakaan UIN Jambi,”Semoga di masa mendatang akan terjalin kerjasama antara UIN Jambi dan KITLV khususnya yang berkenaan dengan perpustakaan”. Budiman menyahuti tentang peluang kerjasama terkait bidang perpustakaan.
Ketua LPPM, Fridiyanto mengucapkan terimakasih atas kunjungan KITLV – Jakarta. Menurutnya kunjungan yang bertujuan untuk akuisisi karya ilmiah dosen UIN Jambi ini akan membuat kajian tentang Jambi akan menjadi semakin menarik banyak peneliti di masa mendatang.
Fridiyanto mengucapkan terimakasih kepada dosen UIN Jambi yang telah menyumbangkan karyanya: Dr. Pahmi, Sy yang memberikan disertasi tentang Orang Rimba dan buku Islam Melayu di Jambi, Dr. Dian Mursyidah yang memberikan disertasi,”Pergeseran Fungsi Seloko pada Masyarakat Melayu Jambi”, Dr. Bambang Husni Nugroho yang memberikan disertasi,”Tipologi Fatwa Ulama Jambi”, serta karya dosen UIN Jambi lainnya,”Karya-karya dosen UIN Jambi ini akan menjadi koleksi Universitas Leiden dan tentunya akan menjadi bahan rujukan banyak ilmuan yang ingin meneliti tentang Jambi,” ujarnya. Fridiyanto berharap setelah pertemuan hari ini akan terdapat agenda kerjasama antara UIN Jambi dan KITLV – Jakarta.
Budiman dari KITLV mengatakan karya dosen UIN Jambi yang akan menjadi koleksi Universitas Leiden ini di masa mendatang akan menjadi informasi yang sangat penting,”Karya – karya ini mungkin sekarang adalah karya baru, di masa mendatang karya ini akan menjadi antik dan diperlukan para peneliti” tutupnya. Pertemuan antara LPPM, Perpustakan, KITLV – Jakarta ini berlangsung akrab, dan sangat penting tentang bagaimana seharusnya perpustakaan kampus dikelola.
Semoga dari pertemuan ini perpustakaan UIN Jambi bisa banyak belajar dan bisa menuju perbaikan bagaimana Universitas Leiden mengelola ilmu pengetahuan melalui perpustakaan, harap Kepala Perpustakaan UIN Jambi, Isnaini.
Editor: Doni