UIN Jambi Ambil Peran Strategis dalam Forum Komnas Perempuan tentang Krisis Iklim dan Gender

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menaruh perhatian serius terhadap dampak krisis iklim yang semakin memperburuk kerentanan perempuan di Indonesia. Isu ini menjadi fokus utama dalam diskusi nasional yang akan diselenggarakan pada 18 Juni 2025 di dua lokasi, yaitu Jambi dan Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan pengetahuan dan penyusunan kebijakan berbasis kebutuhan spesifik perempuan dalam menghadapi perubahan iklim sebagai salah satu mandat untuk Komnas Perempuan.

Sebagai langkah persiapan, Komnas Perempuan mengadakan pertemuan teknis (technical meeting) secara daring pada Jumat, 13 Juni 2025. UIN Jambi melalui Pusat Gender, Anak dan Disabilitas menjadi salah satu peserta dalam kegiatan ini. Selain unsur akademisi, pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak antara lain lembaga pemerintah, unur masyarakat sipil, serta mitra strategis lainnya yang memiliki kepedulian terhadap isu perubahan iklim dan keadilan gender.

Dalam sambutan pembukanya, Wakil Ketua Komnas Perempuan, Chatarina Pancer Istiyani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta serta menekankan pentingnya keterlibatan aktif dari semua unsur. Terhadap Perguruan Tinggi ia berharap, melalui partisipasi akademisi, diskusi ini dapat diperkaya dengan hasil-hasil riset dan kajian ilmiah yang relevan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih responsif terhadap kerentanan perempuan dalam situasi krisis iklim.

Pertemuan teknis ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menyampaikan arah dan maksud pelaksanaan diskusi nasional yang akan digelar pada 18 Juni 2025 di Jambi dan Maumere. Kedua, menjelaskan pokok-pokok bahasan yang akan menjadi fokus dalam forum diskusi, agar peserta memiliki pemahaman yang seragam. Ketiga, membekali peserta dan Komnas Perempuan agar dapat mempersiapkan materi serta data pendukung yang relevan dengan isu yang diangkat, sehingga diskusi berjalan efektif dan substantif.

Diskusi ini merupakan bagian dari tindak lanjut laporan analisis yang telah diterbitkan Komnas Perempuan pada tahun 2024, berjudul “Lenting dalam Kegentingan: Krisis Iklim dan Dampaknya terhadap Kerentanan Perempuan.” Laporan tersebut menyoroti bagaimana perempuan—terutama dari kelompok rentan—terdampak karena perubahan iklim, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun akses terhadap layanan dasar.

Luaran dari diskusi lanjutan tgl 18 Juni 2025 nantinya adalah untuk membangun rekomendasi pemenuhan hak perempuan dalam konteks krisis iklim dan rencana tindak lanjut pengembangan.

Editor: Doni

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899