JAMBI, — Program Studi (Prodi) Biologi Fakultas Sains dan Teknologi menjalani asesmen lapangan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik dan kelembagaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi prodi yang tergolong baru dan belum memiliki lulusan.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar asesmen ini menghasilkan penilaian terbaik. Ia menekankan bahwa meskipun Prodi Biologi masih dalam tahap awal pengembangan, komitmen terhadap kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat terus diperkuat.
“Prodi ini memang masih baru dan belum memiliki lulusan, namun kami optimistis dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, hasil terbaik dapat diraih,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor dalam arahannya menegaskan pentingnya keberadaan Prodi Biologi, khususnya dalam konteks kebutuhan daerah. Menurutnya, Provinsi Jambi memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat besar, sehingga kehadiran prodi ini dinilai strategis dalam mendukung pengelolaan dan pelestarian sumber daya hayati.
“Jambi memiliki keragaman biodiversitas yang tinggi. Prodi Biologi sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan tersebut, baik dari sisi penelitian maupun kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Rektor.
Kegiatan asesmen lapangan ini juga dihadiri oleh tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kehadiran tim LPPM menunjukkan dukungan terhadap penguatan aspek tridarma perguruan tinggi dalam proses penilaian.
Ketua LPPM turut hadir dalam pembukaan asesmen, menandakan sinergi antara lembaga dalam mendorong peningkatan kualitas program studi. Partisipasi LPPM diharapkan dapat memperkuat dimensi penelitian dan pengabdian dalam pengembangan Prodi Biologi ke depan.
Asesmen lapangan ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam menentukan kualitas dan akreditasi program studi, sekaligus menjadi refleksi bagi institusi dalam meningkatkan standar pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Editor: Doni