Bungo, 14 Agustus 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN STS Jambi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) yang sedang menjalankan pengabdian di SD Negeri 129 Babeko Bungo
Tim LPPM meninjau langsung pelaksanaan program unggulan Kukerta, yaitu metode pembelajaran yang menyenangkan menggunakan media berbasis game edukatif Wordwall dan Quizizz.
Program unggulan ini bertujuan untuk menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di lingkungan Sekolah Dasar. Melalui pemanfaatan platform digital Wordwall dan Quizizz, di era digital ini mahasiswa Kukerta membantu guru menciptakan suasana belajar yang interaktif, kompetitif secara sehat, dan mendorong partisipasi aktif siswa.
Beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya : Pembuatan game interaktif Wordwall untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Pelaksanaan kuis digital menggunakan Quizizz sebagai metode evaluasi pembelajaran, Pelatihan singkat kepada guru-guru dalam penggunaan kedua platform tersebut.
Siswa-siswi SD terlihat sangat antusias dalam mengikuti permainan edukatif yang disiapkan oleh mahasiswa. Mereka tampak lebih fokus dan termotivasi saat materi disampaikan melalui bentuk permainan yang seru.
Guru SD Negeri Khuzaimah, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi nyata mahasiswa Kukerta dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah:
“Kami sangat senang dengan program yang dibawa mahasiswa Kukerta ini. Inovatif, menyenangkan, dan pastinya membantu guru dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik,” ungkap beliau.
Korpus PKM, mukhlis yang hadir dalam kegiatan monev menyampaikan bahwa program ini menunjukkan implementasi nyata pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan sekolah.
“Kami melihat mahasiswa tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap tantangan pembelajaran di sekolah dasar. Wordwall dan Quizizz sangat relevan dengan pendekatan digital saat ini, dan mampu membuat siswa lebih aktif.”
Monev LPPM menunjukkan bahwa pelaksanaan program Kukerta di SDN 129 berjalan baik dan memberi dampak positif bagi siswa maupun guru. Diharapkan, program pembelajaran menyenangkan berbasis game edukatif ini dapat terus diterapkan dan dikembangkan, bahkan setelah Kukerta selesai, demi menciptakan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan di sekolah.
Editor: Doni