Kenalkan PMB Jalur Difabel 2026, PGAD UIN STS Jambi Hadir di SLB Negeri Sri Soedewi

Jambi — Kamis, 29 Januari 2026, Tim Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Difabel Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sri Soedewi, Kota Jambi.

Kehadiran tim PGAD disambut oleh Kepala SLB Negeri Sri Soedewi, Bodi Surono, S.Pd., bersama jajaran wakil kepalasekolah dan para guru. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh siswa kelas XI dan XII dengan beragam ragam disabilitas.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri Sri Soedewimenyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasitersebut. Ia menilai kegiatan ini penting agar para siswamemperoleh informasi yang valid dan akurat langsung darisumber yang kompeten terkait peluang melanjutkanpendidikan ke perguruan tinggi.

Korpus Gender, Anak, dan Disabilitas UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, menyampaikan terima kasih kepada pihak SLB Negeri Sri Soedewi atas sambutan dan kerja sama yang diberikan. Ia juga menyampaikan bahwa SLB Negeri Sri Soedewi merupakan salah satu sekolah yang selama inimenjadi penyumbang terbanyak mahasiswa Jalur Difabel di UIN STS Jambi.

Acara inti diisi dengan pengenalan PGAD beserta struktur dan perannya, dilanjutkan dengan pemaparan fasilitas akademikdan nonakademik yang mendukung proses belajar mahasiswadifabel. Tim PGAD juga menyampaikan berbagai bentukafirmasi yang diberikan, antara lain pembebasan biayapendaftaran, peluang memperoleh beasiswa KIP maupunbeasiswa lainnya sesuai persyaratan, serta pengenalanprogram studi yang selama ini diminati oleh calon mahasiswadifabel.

Dalam kesempatan tersebut, tim PGAD turut menyampaikancapaian para lulusan Jalur Difabel UIN STS Jambi. Sejumlahalumni diketahui berhasil diterima bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui jalur difabel. Selain itu, beberapa lulusan telah menyelesaikan pendidikan S1nya dan bahkan ada 1 orang yang telah menyelesaikan programmagister dan siap melanjutkan studi ke jenjang doktoral. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi inklusifmampu membuka ruang prestasi dan kesempatan karier yang setara bagi penyandang disabilitas.

Sosialisasi juga menghadirkan sesi testimoni dari mahasiswadifabel UIN STS Jambi, Waisal Alqorni. Ia menyampaikanbahwa suasana kampus yang inklusif membuatnya merasaditerima sejak awal karena juga tak lepas adanya kelompokrelawan, mulai dari kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan hingga proses perkuliahan. Waisal juga berbagi pengalaman pernah mewakili regional dalamkompetisi teknologi informasi yang dipusatkan di Medan sertakeaktifannya dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Geska untukmengembangkan minat di bidang seni musik. Menurutnya, mahasiswa difabel selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatanbaik di dalam maupun di luar kampus.

Tim PGAD juga menyampaikan bahwa pendaftaran PMB Jalur Difabel Tahun 2026 dibuka mulai 30 Maret hingga 26 Mei 2026. Setelah proses pendaftaran, calon mahasiswadifabel akan mengikuti sesi wawancara yang bertujuan untukmelihat tingkat kesiapan akademik, kemandirian, sertakebutuhan dukungan dan akomodasi selama menjalaniperkuliahan.

Kegiatan sosialisasi ini turut didukung oleh volunteer Duta Gender yang membantu kelancaran acara dan memperkuatpenyampaian informasi kepada para peserta. Melalui kegiatanini, UIN STS Jambi menegaskan komitmennya dalammemperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, ramah, dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas.
Editor: Doni

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899