UIN Jambi Teken Kontrak Mora Air Fund 2026

Jum’at (30/01/2026) dalam penandatanganan kontrak Mora Air Fund 2026 disampaikan agar periset dapat menggunakan dana riset secara baik dan menghasilkan riset yang berdampak.

Katim Investasi Pendidikan Kerjasama dan Riset, Hendro Dwi Santoso menyampaikan bahwa penandatanganan kontrak merupakan proses yang harus dijalankan lembaga periset dalam hal ini ditandatangani oleh Ketua LPPM.

Menurut Hendro sebaran penerima Mora Fund tahun 2026 yaitu 19 tim di Sumatera, 52 tim di Jawa dan Bali, 3 tim di Kalimantan, 12 tim di Sulawesi, dan 4 tim Nusa Tenggara. Sedangkan sebaran perguruan tingginya yaitu UIN 27,UHN 1, FAI 3, IAIN 7, IAHN 1, dan Ma’had Aly 3.

Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Dr. Ayom Widipaminto mengapresiasi semangat dosen PTKIN yang mengikuti riset Mora Fund. Pihak LPDP mengingatkan bahwa periset memiliki tanggungjawab untuk memanfaatkan anggaran dan memberi kontribusi bagi publik.

Kapus Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan, Dr. Ruchman Basori mengatakan Mora Fund dikerjakan secara kolaboratif,”Tugas Puspenma adalah menyalurkan dana riset dari LPDP”. Ruchman berpesan kepada periset agar menggunakan anggaran riset secara baik dan LPPM diminta mendampingi periset dalam menjalankan riset agar sesuai dengan yang diharapkan.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Ketua LPPM se – Indonesia, dari UIN Jambi ditandatangani oleh Ketua LPPM, Fridiyanto. Sedangkan dosen UIN Jambi yang mendapatkan Mora Air Fund 2026 adalah: 1. Arfan Azis, Ph.D, dan 2. Agus Salim,Ph.D beserta tim.
Editor: Doni

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899