Tonton ulang di link berikut
Jum’at (21/11/2025) berlangsung
Kegiatan, “Pemutakhiran Akun Institusi: Litapdimas, Sinta, dan Google Scholar” yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian LPPM UIN Jambi. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para dosen. Kegiatan ini diharapkan memperkuat kinerja akademik institusi melalui optimalisasi akun-akun penelitian yang menjadi rujukan nasional dan internasional.
Sejak awal acara, partisipasi aktif terlihat dari jumlah peserta yang terus bertambah, menandakan pentingnya pengelolaan profil riset di era digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peningkatan tata kelola penelitian kampus.
Acara dibuka tepat pukul 09.30 WIB dan diikuti oleh para dosen dari berbagai fakultas, yang hadir untuk mendapatkan pemahaman teknis dan strategis mengenai pembaruan akun Litapdimas, Sinta, dan Google Scholar. Tema ini dipilih karena tiga platform tersebut merupakan fondasi penting dalam pemetaan reputasi akademik dosen di Indonesia.
Melalui pemutakhiran data dan penyelarasan informasi publikasi, diharapkan profil akademik institusi dapat semakin terstandarisasi. Selain itu, kegiatan ini menegaskan komitmen LPPM dalam menguatkan budaya riset yang terukur dan berbasis data.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPPM, Fridiyanto yang mengatakan peran strategis terkait pentingnya konsolidasi data publikasi sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu penelitian. “Pemutakhiran akun Litapdimas, Sinta, dan Google Scholar merupakan bagian penting dari upaya kita menjaga integritas data penelitian institusi.
Melalui kegiatan ini, saya berharap para dosen semakin menyadari pentingnya pengelolaan profil akademik secara profesional dan berkesinambungan. Data yang terbarui tidak hanya membantu pemetaan kinerja individu, tetapi juga memperkuat posisi universitas dalam sistem pemeringkatan nasional dan internasional. LPPM berkomitmen untuk terus mendampingi seluruh dosen dalam memastikan setiap publikasi terdokumentasi dengan baik.”
Ketua LPPM berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju tata kelola penelitian yang lebih kuat, akurat, dan berdaya saing.
Materi inti disampaikan oleh Sekretaris LPPM dan Koordinator Pusat Penelitian, Tasnim Rahman Fitra, M.H., yang menjelaskan mekanisme pemutakhiran akun-akun riset secara sistematis dan bertahap. Para pemateri memaparkan langkah-langkah penyelarasan publikasi, integrasi dengan identitas digital peneliti, serta cara menghindari duplikasi indeks pada berbagai platform.
Pemaparan dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi simulasi teknis langsung yang memungkinkan peserta mengikuti setiap tahapan dengan jelas. Penjelasan mengenai perbedaan karakteristik masing-masing platform juga turut memudahkan dosen dalam memahami urgensi pembaruan data.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul sepanjang sesi presentasi, mencerminkan kebutuhan dosen terhadap pendampingan yang sistematis dalam pengelolaan akun riset.
Peserta aktif menanyakan persoalan teknis seperti sinkronisasi artikel, perbaikan metadata publikasi, hingga langkah pengajuan verifikasi akun institusi. Situasi ini menunjukkan bahwa pemutakhiran data penelitian masih memerlukan pendampingan rutin. Dari interaksi tersebut tampak bahwa kegiatan ini mampu menjawab keresahan akademik sekaligus memperkuat pemahaman para dosen mengenai tata kelola profil peneliti.
Seluruh rangkaian dapat berjalan lancar dari awal hingga selesai. Fitur berbagi layar digunakan untuk memperlihatkan prosedur pemutakhiran akun, sementara fasilitas tanya jawab dan kolom chat menjadi sarana interaksi yang efektif.
Para peserta yang semula mengalami kendala akses atau kesalahan sinkronisasi publikasi mendapatkan solusi langsung selama sesi berlangsung. Pendekatan praktis yang digunakan narasumber membuat materi terasa aplikatif dan mudah diterapkan.
Kegiatan ini memiliki signifikansi strategis karena tiga platform yang dibahas—Litapdimas, Sinta, dan Google Scholar—merupakan instrumen penting dalam pemetaan kinerja dosen serta penilaian akreditasi institusi. Dengan informasi publikasi yang terbarui, lembaga dapat menampilkan potensi riset yang lebih representatif di tingkat nasional.
Selain itu, pembaruan data mampu meningkatkan visibilitas karya ilmiah dosen dan memperkuat jejaring akademik antarpeneliti. Hal ini sejalan dengan upaya universitas untuk meningkatkan reputasi riset secara berkelanjutan.
Peserta menilai bahwa kegiatan ini memberikan manfaat nyata terutama bagi dosen yang sedang mempersiapkan kenaikan pangkat, sertifikasi, atau penyamaan jabatan akademik. Melalui pemahaman mengenai tata kelola akun, dosen dapat memperbaiki integritas data yang mendukung penilaian kinerja mereka.
Kegiatan ini juga memperkuat disiplin institusi dalam menjaga kualitas basis data publikasi demi kepentingan pelaporan internal dan eksternal. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan secara individual tetapi juga bagi institusi secara keseluruhan.
Dalam sesi evaluasi, peserta mengusulkan agar kegiatan pendampingan seperti ini diadakan secara berkala untuk memastikan kesinambungan peningkatan kualitas data publikasi. Peserta juga merekomendasikan penyediaan modul praktis yang bisa diakses kapan saja untuk membantu dosen yang masih memerlukan panduan tambahan.
Tim LPPM menanggapi dengan komitmen untuk menyusun rangkaian pelatihan lanjutan, baik secara daring maupun luring, sesuai kebutuhan dosen. Rekomendasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan program kerja pusat penelitian di tahun mendatang.
Kegiatan “Pemutakhiran Akun Institusi: Litapdimas, Sinta, dan Google Scholar” ditutup dengan apresiasi dari peserta yang merasa terbantu oleh pendampingan yang komprehensif dan praktis. Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dosen dan LPPM dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam tata kelola penelitian institusi.
Momentum ini diharapkan terus berlanjut agar kualitas publikasi dan kinerja akademik UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi semakin meningkat. Penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan komitmen universitas untuk menjaga standar mutu riset secara konsisten.
Editor: Doni