Makan Lesehan Bersama LPPM, Menguatkan Langkah Mencapai Tujuan

Berita 2 menit baca 13 kali dilihat
Makan Lesehan Bersama LPPM, Menguatkan Langkah Mencapai Tujuan

Di sela padatnya agenda penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai program strategis kampus, suasana berbeda kerap terlihat di lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Sejumlah staf, koordinator pusat, dan pimpinan duduk lesehan. Tidak sedang membahas laporan atau mengejar tenggat waktu, melainkan menikmati makan siang bersama.

Tradisi sederhana itu telah menjadi bagian dari budaya kerja LPPM. Makan bersama bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi ruang bertemu, berdialog, dan saling mendengarkan. Di meja makan, sekat jabatan menjadi lebih cair. Gagasan mengalir lebih leluasa, persoalan pekerjaan dibicarakan dengan suasana yang lebih hangat, sementara canda dan tawa menjadi perekat hubungan antarsesama.

Budaya kolaborasi dan solidaritas menjadi semangat organisasi yang terus dirawat di LPPM UIN Jambi. Kesadaran bahwa setiap program besar hanya dapat diwujudkan melalui kerja bersama menjadi landasan dalam membangun hubungan antar tim. Karena itu, komunikasi tidak hanya berlangsung di ruang rapat, tetapi juga tumbuh dalam percakapan-percakapan sederhana yang menghadirkan rasa saling percaya.

Nilai kebersamaan tersebut semakin penting mengingat beragam agenda yang diemban LPPM, mulai dari pengelolaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, hingga pendampingan pengembangan karier akademik dosen. Seluruh program itu menuntut koordinasi yang baik, ketelitian, dan komitmen bersama.

Di balik keberhasilan sebuah kegiatan, sesungguhnya terdapat kerja kolektif yang sering kali tidak terlihat. Setiap staf memiliki peran yang saling melengkapi. Ketika komunikasi terbangun dengan baik dan solidaritas terus dipelihara, tantangan yang dihadapi organisasi menjadi lebih mudah diselesaikan.

Bagi LPPM UIN Jambi, kolaborasi bukan sekadar slogan organisasi. Ia tumbuh melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang mempertemukan orang-orang dalam suasana yang hangat dan setara. Dari satu meja makan, lahir dialog, saling pengertian, dan semangat untuk melangkah bersama. Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah lembaga bukan hanya ditentukan oleh kualitas program yang dirancang, melainkan juga oleh kekuatan tim yang menjalankannya.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.