Pusat Layanan Kerja Sama Internasional (PLKI) LPPM UIN STS Jambi menggelar sosialisasipendaftaran beasiswa ke Turki secara daring melaluiZoom, Senin malam, 2 Februari 2026.
Acara yang berlangsung selama lebih dari satu jam inidibuka oleh Ketua LPPM, Dr. Fridiyanto, dan dimoderatori langsung oleh Koordinator PLKI, Dr. Dion Ginanto. Sosialisasi menghadirkan Nanik Yulianti, penerima beasiswa Turki yang kini tengahmenempuh studi doktoral di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Dalam paparannya, Nanik menjelaskan kelebihansekaligus tantangan berkuliah di Turki. Ia menekankanbahwa beasiswa ini tidak hanya menanggung biayastudi, tetapi juga memberikan kesempatan belajarbahasa Turki secara intensif. “Kemampuan berbahasaTurki akan menjadi modal penting bagi alumni untukberadaptasi dan berkomunikasi di lingkunganakademik maupun sosial,” ujarnya.
Selain itu, Nanik memberikan penjelasan langkahdemi langkah proses pendaftaran beasiswa, mulai daripersiapan dokumen hingga pengisian formulir daring. Ia menambahkan, meski kemampuan bahasa Inggristetap diperlukan, beasiswa Turki relatif tidakmenjadikan TOEFL atau IELTS sebagai persyaratanutama.
Sosialisasi ini diikuti oleh mahasiswa, alumni, dosen, tenaga kependidikan UIN STS Jambi, sertamasyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat daribanyaknya pertanyaan yang diajukan terkait peluangdan strategi lolos seleksi. Seorang pesertaberkomentar, “Wah sayang sekali, saya sudahterbentur usia.” Sementara peserta lain bertanya, “Apakah jika kuliah di Turki ada kewajiban pulang keIndonesia, atau kita tetap boleh berkarir di sana?”
Dr. Fridiyanto dalam sambutannya mengingatkanpentingnya memanfaatkan kesempatan ini. “Mari manfaatkan kesempatan berharga ini agar dapatmendaftar beasiswa di negara yang di mana kekhalifahan terakhir berada di sana, Turki,” katanya.
Sementara itu, Dr. Dion Ginanto berharap kegiatan inidapat mendorong semakin banyak alumni UIN STS Jambi melanjutkan studi ke luar negeri. “Semogasemakin banyak alumni UIN STS Jambi yang berkuliah ke luar negeri, salah satunya di Turki,”ujarnya.
Program beasiswa Turki sendiri masih dibukahingga 20 Februari 2026, memberi peluang bagicalon pendaftar untuk segera menyiapkan berkasdan mengikuti proses seleksi.
Editor: Doni