Efisiensi Anggaran, LPPM Rasionalisasi Program
Rabu (19/02/2025) di ruangan Ketua LPPM berlangsung koordinasi pimpinan, korpus, bendahara dan staf terkait adanya efisiensi anggaran yang merupakan kebijakan pemerintah pusat.
Dalam koordinasi muncul beberapa poin yang dirasionalisasi di antaranya: KKN menjadi mandiri, biaya penelitian dan pengabdian yang kosong untuk tahun 2025, serta pendampingan jurnal untuk meningkatkan mutu. Seluruh koordinator pusat mengalami efisiensi anggaran.
Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan bahwa efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat sangat berdampak besar terhadap agenda strategis LPPM yang menjalankan visi dan misi rektor,”Hampir 90 persen program strategis LPPM harus dirasionalisasi karena tidak adanya anggaran untuk menjalankannya, saat ini LPPM lebih fokus pada penyelenggaraan KKN Mandiri,” ujarnya.
Ketua LPPM berharap kondisi pemangkasan anggaran tidak berlangsung lama, sehingga dapat Kembali menjalankan agenda penting seperti penelitian dan pengabdian dosen.
Bagikan: