Membaca Buku, Melawan Kepunahan Budaya Akademik
Senin (05/04/2025) LPPM dan FST menyelenggarakan Bazaar Buku dengan menghadirkan Ranah Baca. Bazaar Buku dengan diramaikan kegiatan diskusi buku ini diharapkan dapat membangkitkan gairah akademik di kalangan mahasiswa.
Dekan FST, Arfan Azis, Ph.D mengatakan kegiatan bazaar buku adalah dalam rangka menggiatkan tradisi akademik yang hampir punah, karena maraknya tradisi Tik Tok dan Instagram dan media sosial yang terlalu kuat,”Semoga kegiatan ini menjadi wadah untuk menempatkan pikiran kita kepada jalur akademik”. Arfan mengucapkan terimakasih kepada Ranah Baca yang sudah bersedia hadir di kampus UIN Jambi,”Di kegiatan ini dijual buku- bagus bagus dengan harga yang murah. Mahasiswa harus manfaatkan momen ini untuk belanja buku”, ujar Arfan.
Ketua LPPM, Fridiyanto berharap budaya akademik dapat hidup kembali di tengah gempuran budaya digital yang serba instan,”Membaca buku merupakan sebuah aktivitas intelektual yang membutuhkan waktu untuk mendapatkan kedalaman pemahaman. Saat ini budaya baca seakan hilang karena asyiknya berselancar di media sosial”, ucapnya. Fridiyanto berharap bazaar buku ini menjadi agenda tahunan di UIN Jambi, dan berharap mahasiswa dapat meramaikan dan merayakan buku di momen bazaar.
Direktur Ranah Baca, Kemas mengatakan persoalan minimnya membaca buku apakah karena wadahnya yang kurang atau memang minat baca yang kurang? Sebagai pegiat dan pebisnis buku ia merasakan penjualan buku yang sangat menurun.
Bazaar Buku akan diramaikan dengan beragam kehiatan seperti: 1) Diskusi Buku Bangsa Pelaut; 2) Diskusi Buku,”Atas Nama Oknum”; 3) Diskusi Buju,”Islam Melayu di Jambi”; 4) Diskusi Buku,”Alqur’an dalqm Pergulatan Muslim Indonesia”; 5) Bengkel Penulisan Resensi Buku; 6) Workshop Penulisan Buku; 7) Konsuktasi Penerbitan; dan 8) Fasilitasi Hak Cipta.
WR III, Dr. Jamaluddin menyampaikan tentang komitmen UIN Jambi untuk menghidupkan budaya akademik,”Kita akan mendorong mahasiswa UIN untuk berdiksusi dengan mengundang para ahli”. WR III menyampaikan bahwa tradisi akademik sangat penting dan harus dihidupkan di kampus UIN Jambi. Wr II berharap tradisi buku terus dilanjutkan. Membaca buku adalah sebuah tindakan melawan mati dan punahnya budaya akademik.
Editor: Doni