Kelas Bahasa Isyarat Angkatan tahun 2025 Ditutup, UIN STS Jambi Kukuhkan Komitmen sebagai Kampus Inklusi

Kelas Bahasa Isyarat Angkatan tahun 2025 Ditutup, UIN STS Jambi Kukuhkan Komitmen sebagai Kampus Inklusi

Berita 2 menit baca 361 kali dilihat

Mendalo, 9 Juli 2025 – Setelah berlangsung selama 11 kali pertemuan tatap muka, Kelas Bahasa Isyarat (KBI) resmi ditutup hari ini, Rabu 09 Juli 2025, oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN STS Jambi, Dr. Fridiyanto, M.Pd.I. Penutupan ini menjadi penegas komitmen nyata kampus dalam mewujudkan lingkungan inklusif, tidak hanya dalam wacana, tetapi juga melalui praktik langsung.
“Ini bentuk nyata kegiatan untuk kampus inklusi yang tidak hanya sebatas teori. Ini semakin mengokohkan komitmen UIN Jambi untuk kelompok difabel,” tegas Dr. Fridiyanto dalam sambutannya.
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, pustakawan, dan tenaga kesehatan ini juga ditutup dengan pembuatan video dukungan terhadap kampus inklusi. Para peserta tampak antusias menunjukkan kemampuan bahasa isyarat dasar sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa Tuli dan difabel lainnya.
Bessek, salah satu peserta KBI menyampaikan harapannya, “Saya berharap, setelah mengikuti kelas ini, para peserta tidak hanya bisa berkomunikasi dengan teman-teman yang bisa mendengar, tapi juga dengan anak-anak Tuli.”
Pelatihan ini menghadirkan tutor dari Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo), sebagai bagian dari kerja sama antara UIN STS Jambi dan lembaga mitra untuk penguatan literasi bahasa isyarat.
Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Difabel (PGAD), UIN STS Jambi, Nisaul Fadillah, turut menyampaikan harapannya terhadap para alumni KBI. “Kami berharap, peserta dari kalangan mahasiswa bisa terlibat nanti dalam kegiatan voluntary PGAD, yakni sebagai pendamping bagi mahasiswa difabel. Sementara dosen, tenaga kesehatan, dan pustakawan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan inklusif di kampus,” ujarnya.
Kelas Bahasa Isyarat ini menjadi salah satu program unggulan dalam rangka membentuk ekosistem pendidikan tinggi yang lebih terbuka, ramah, dan adaptif terhadap keberagaman kebutuhan mahasiswa. UIN STS Jambi melalui PGAD terus mendorong inisiatif serupa di masa mendatang.

Editor: Doni

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.