PBAK Hari Kedua Berjalan Lancar dan Meriah, Mahasiswa Difabel Tampil Memukau
Jambi, 27 Agustus 2024 – Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN STS Jambi hari kedua berlangsung dengan lancar, meriah dan penuh haru. Acara yang diadakan di kampus di auditorium Kampus mendalo ini dihadiri oleh ribuan mahasiswa baru yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk 10 mahasiswa difabel.
Partisipasi Pusat Gender, Anak dan Disabilitas (PGAD) telah mengawali proses PBAK dengan menerjunkan sejumlah relawan PGAD terdiri dari mahasiswa berpengalaman, dosen serta Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk memastikan mahasiswa difabel bisa beradaptasi dan membaur serta merasakan iklim inklusif di kampus UIN STS Jambi. Di samping itu PGAD juga membuka stand khusus yang menyediakan air minum gratis, informasi kegiatan PGAD termasuk di antaranya Satgas PPKS. Pengunjung bisa berfose dengan tagline yang disiapkan di stand tentang kampanye anti kekerasan. Semua inilah untuk mendukung kampus inklusi dan non diskriminasi, sesuai harapan Rektor UIN Jambi, Prof As’ad, M.Pd saat pembukaan PBAK Senin, 26 Agustus 2024. Beliau juga menambahkan bahwa inklusi adalah salah satu pilar utama dalam pengembangan akademik dan kemahasiswaan di universitas ini.
Koordinator PGAD UIN STS Jambi, Nisaul Fadilah, M.Si, Ph.D menyatakan bahwa pihaknya berencana merancang program pendampingan yang sistematis untuk memastikan semua kebutuhan mahasiswa difabel terpenuhi. “Kita ingin mahasiswa difabel merasa nyaman dan didukung penuh dalam menjalani kehidupan akademik di sini. Kita akan melakukan pendampingan dalam kegiatan PBAK dan setiap langkah perjalanan akademik mereka,” ungkap Nisa dalam rapat koordinasi persiapan dengan mahasiswa difabel, orang tua dan relawan.
Hari kedua PBAK diisi dengan berbagai acara yang menarik, termasuk penampilan seni dan budaya. Salah satu momen yang paling berkesan adalah penampilan mahasiswa difabel, yang mendapat apresiasi luar biasa dari seluruh hadirin. Mahasiswa difabel tersebut menunjukkan bakat luar biasa dalam bermain keyboard dan bernyanyi. Penampilan mereka tidak hanya memukau, namun juga memberikan inspirasi bagi semua yang hadir. Dengan penghayatan yang mendalam, mereka berhasil menghadirkan suasana haru sekaligus kepada kebanggaan seluruh peserta PBAK.
Dalam momen yang sangat mengharukan, orang tua atau wali dari pelajar difabel juga dipersilakan naik ke panggung untuk mendampingi sang anak. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral yang sangat berarti, menambah kekuatan dan rasa percaya diri bagi siswa difabel dalam menampilkan bakat mereka.
Kelancaran acara ini juga tidak terlepas dari peran relawan PGAD yang senantiasa memberikan pendampingan dan semangat kepada mahasiswa difabel. Para relawan tersebut telah bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap siswa difabel mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan selama kegiatan berlangsung. Komitmen dan dedikasi para relawan ini telah membantu menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah, sehingga mahasiswa difabel dapat tampil maksimal tanpa merasa dibatasi oleh keadaan. Para peserta PBAK memberikan tepuk tangan meriah sebagai tanda penghormatan dan dukungan kepada para pelajar difabel serta orang tua mereka.
Rabu 28 Agustus 2024 adalah penutupan PBAK, semoga semangat kebersamaan dan dukungan antar sesama mahasiswa dapat terus terjaga sepanjang perjalanan akademik mereka di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.(USS)
Editor: Doni