Pusat Lingkungan LPPM UIN Jambi Selenggarakan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Perkuat Kesiapsiagaan Sivitas Akademika

Berita 2 menit baca 14 kali dilihat
Pusat Lingkungan LPPM UIN Jambi Selenggarakan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Perkuat Kesiapsiagaan Sivitas Akademika

Jambi — Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi menggelar kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran yang melibatkan unsur pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di lingkungan kampus.

Prof. Dr. Kasful Anwar , Rektor UIN STS Jambi menyampaikan bahwa simulasi tersebut dilatarbelakangi oleh pengalaman kampus yang telah beberapa kali menghadapi insiden kebakaran. Menurutnya, setidaknya telah terjadi tiga peristiwa kebakaran di wilayah kampus yang menjadi pelajaran berharga bagi seluruh sivitas akademika.

“Peristiwa-peristiwa tersebut mengingatkan kita akan pentingnya pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menangani kebakaran sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi,” ujarnya.

Rektor menambahkan, kegiatan simulasi ini juga menjadi salah satu bagian dari proses penilaian University Impact Rankings yang menilai komitmen perguruan tinggi terhadap aspek keberlanjutan, keselamatan, dan ketangguhan institusi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Layanan Kajian Hukum, SDGs, dan Disabilitas (LKHSDGs), Dr. Irma, menegaskan bahwa simulasi kebakaran merupakan langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kampus. Ia menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap kelompok rentan, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas, dalam prosedur evakuasi saat terjadi keadaan darurat.

“Dalam situasi kebakaran, mahasiswa disabilitas menghadapi tantangan yang berbeda. Karena itu, sistem mitigasi dan evakuasi harus dirancang secara inklusif agar seluruh warga kampus dapat terlindungi,” kata Dr. Irma.

Sementara itu, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran yang menjadi narasumber dan instruktur dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa simulasi kebakaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapan individu maupun institusi ketika menghadapi situasi darurat.

Menurut mereka, latihan yang dilakukan secara berkala akan membantu masyarakat memahami langkah-langkah penyelamatan diri sehingga tidak panik atau kebingungan ketika kebakaran benar-benar terjadi.

“Kesiapsiagaan tidak dapat dibangun secara instan. Melalui simulasi, peserta dapat memahami prosedur yang benar dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan dalam kondisi darurat,” ujar salah seorang instruktur.

Kegiatan simulasi dilaksanakan dalam dua sesi, yakni penyampaian materi teori mengenai penanggulangan kebakaran dan mitigasi risiko, yang dilanjutkan dengan praktik lapangan. Pada sesi praktik, peserta diperkenalkan dengan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), teknik evakuasi, serta langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi kebakaran.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah pejabat universitas, mulai dari rektor, wakil rektor, dekan, hingga mahasiswa turut hadir dan mengikuti rangkaian simulasi.

Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi berharap dapat meningkatkan kesadaran serta kapasitas seluruh sivitas akademika dalam menghadapi potensi kebakaran, sekaligus mewujudkan lingkungan kampus yang aman, tangguh, dan inklusif bagi seluruh warga kampus.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.