Rabu (10/12/2025) Focus Group Discussion tentang perumusan Standard Operating Procedure Penanggulangan Sampah di lingkungan kampus UIN Jambi merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan program Ekoteologi Kementerian Agama dan agenda Rektor terkait green campuss.
Kepala Biro AUK, Dr. Muhammad Abduh menyampaikan bahwa Menteri Agama menjadikan ekoteologi sebagai program utama dan di UIN Jambi terdapat agenda green kampus yang digagas oleh Rektor UIN Jambi.
Kepala Biro AUK menyampaikan bahwa sampah masih menjadi masalah besar di kampus UIN Jambi,”Diperlukan kepedulian civitas academica dalam menjalankan SOP”, ujarnya.
Ka.Biro AUK berharap tentang perlunya penelitian dari dosen UIN Jambi mengenai pengelolaan sampah khususnya di lingkungan UIN Jambi. Sebelumnya tim Pusat Lingkungan telah lakukan riset mengenai sampah di UIN Jambi,” Riset persoalan sampah tersebut menjadi materi untuk perumusan SOP” kata Suhendra, dosen FST yang terlibat dalam penelitian sampah UIN Jambi.
Korpus Lingkungan dan SDGs, Dr. Irmawati Sagala menjelaskan bahwa kampus UIN Jambi sudah mengadakan pertemuan dengan Pemkab Muaro Jambi tentang pengelolaan sampah di Kecamatan Jaluko,”Kita perlu membenahi tata kelola sampah di kampus terlebih dulu, sebelum kita berbicara tentang lingkungan dan sampah di luar kampus” ujarnya.
Dalam FGD penyusunan SOP Penanggulangan sampah muncul berbagai permasalahan yang harus diatasi dan membutuhkan kebijakan terkait penanggulangan sampah dan limbah yang diproduksi di lingkungan kampus.
Ketua LPPM mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolan sampah serta limbah harus menjadi budaya organisasi dan keterlibatan seluruh unit kerja,”Semoga SOP penanggulangan sampah yang dirumuskan bersama ini benar-benar dapat diimplementasikan di UIN Jambi sehingga agenda green campuss benar-benar terwujud”, tutupnya.
Editor: Doni