Ekspos Hasil dan Penutupan KKN Moderasi Beragama IV se – Indonesia Berlangsung Meriah

Berita 2 menit baca 409 kali dilihat
Ekspos Hasil dan Penutupan KKN Moderasi Beragama IV se – Indonesia Berlangsung Meriah

Pengalaman yang didapat selama menjalankan KKN Moderasi Beragama harus diterapkan di daerah masing-masing. Para alumni adalah pelopor keberagaman.

Jum’at (23/08/2024) di Kuningan Islamic Center, Jawa Barat, Kasubtim Pengabdian kepada Masyarakat, Amiruddin Kuba meminta peserta KKN Moderasi Beragama menjadi pelopor keberagaman setelah pulang, Amiruddin Kuba juga titip salam kepada pimpinan kampus,”Sampaikan salam saya  untuk Rektor, dan keluarga di kampung halaman,” ujarnya.

Dalam ekspos dan penutupan ini dihadiri oleh Pj.Bupati Kuningan, Rektor UIN Bandung, Camat Cigugur, Ketua LPPM, dan Korpus Pengabdian kepada Masyarakat se – Indonesia.

Camat Cigugur mengatakan berdasarkan pengamatannya mahasiswa UIN sangat bagus dalam beradaptasi dengan masyarakat maupun sesama mahasiswa. Camat Cigugur mengatakan bahwa di Cigugur sangat menghargai keragaman,”Jangan aneh kalau di Cigugur, rumah masyarakat yang beragama Katolik, tetapi terdapat sejadah. Biasa dalam satu rumah anggota keluarga terdapat perbedaan agama,” katanya.

Dalam ekspos kegiatan seluruh peserta menampilkan hasil program, pementasan seni, dan  upacara adat. Acara  ekspos semakin semarak karena peserta memakai baju adat masing-masing dan baju khas beragam agama.

Tiga mahasiswa peserta Moderasi Beragama, yaitu: Tiara Nurliza (Prodi Bahasa dan Sastra Arab, Fak. Adab dan Humaniora); Wahyuni Sawitri (Prodi PBI, FTK) dan Aidil Adha (Prodi Jurnalistik Islam, Fak. Dakwah). Tiara, Wahyuni, dan Aidil sepakat bahwa selama mengikuti KKN Moderasi Beragama yang bertemu banyak beragam orang sangat menginspirasi dan sangat mempengaruhi sikap untuk menjadi lebih baik, terutama pandangan tentang perbedaan dan keberagaman.

Sebuah penghargaan dari UIN Bandung, karena dalam acara penutupan diberikan kepercayaan kepada Wahyuni untuk menjadi master of ceremony, sebuah bentuk pengakuan bahwa mahasiswa UIN Jambi memiliki skill komunikasi.

Ketua LPPM mengatakan setelah melihat ekspos kegiatan KKN Moderasi Beragama ia yakin para peserta akan menjadi agen moderasi beragama di kampus dan daerah masing-masing,”Saya melihat bagaimana seluruh peserta begitu riang gembira merayakan keragaman, semoga pengalaman yang didapat selama KKN ini akan menjadi bekal bagi mereka menjadi pemimpin yang memahami pluralitas,” kata Fridiyanto.

Editor: Doni

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.