Selenggarakan Pelatihan Menulis Buku di Penerbit Internasional, LPPM Undang Peneliti dari Monash University

Berita 2 menit baca 603 kali dilihat
Selenggarakan Pelatihan Menulis Buku di Penerbit Internasional, LPPM Undang Peneliti dari Monash University

Berbagai workshop, seminar, bedah dan launching buku diselenggarakan oleh LPPM sebagai bentuk komitmen untuk menghidupkan budaya akademik di Kampus Reservasi Kebaikan dan Keunggulan, UIN STS Jambi.

Jum’at (22/11/2024) di Amphiteater Lantai 4 Rektorat. Wakil Rektor I, Dr. Ayub Mursalin menyambut baik kegiatan Korpus Penerbitan dan Publikasi LPPM,”Meneliti dan Menulis untuk Penerbitan Internasional,” yang mengundang langsung peneliti dari Monash University, Australia.

Korpus Penerbitan dan Publikasi. M. Husnul Abid mengatakan buku karya Priyambudi Sulistiyanto, berisi pengalaman penulis menjadi dosen dan peneliti selama lebih dari 20 tahun di Australia, “Jadi ini tentang bagaimana meneliti dan menulis untuk publik akademik internasional.”

Priyambudi Sulistiyanto merupakan peneliti di Global Encounters Monash University, Australia. Sebelumnya Priyambudi adalah dosen senior di Flinders University, Adelaide. Priyambudi merupakan antropolog yang memiliki minat kajian tentang perbandingan politik Asia Tenggara. Priyambudi sudah menulis banyak buku, beberapa di antaranya: Finding Kapiten Booediman (2024), Indonesia dalam Pusaran Politik Regional (2021), Deepening Democracy in Indonesia (2009), dan Regionalism in Post – Soeharto Indonesia (2005).

Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan dalam acara bedah buku yang dilaksanakan oleh LPPM ini tidak hanya dapat mempelajari bagaimana publis di penerbit internasional, tetapi peserta juga dapat mengetahui bagaimana sejarah hubungan Indonesia dan Australia ,”Setelah saya baca, buku ini sangat menarik, penulis mengkaji bagaimana relasi antara Indonesia – Australia sebenarnya sudah terjadi sejak abad ke-16. Jejaring ini dibangun oleh para pelaut pencari teripang asal Sulawesi Selatan dan penduduk Aborigin di Australia Utara.”

Fridiyanto mengatakan buku karya Priyambudi ini merupakan kajian tentang sejarah maritim, Jambi sebagai daerah yang memiliki kawasan maritim, maka semestinya kampus-kampus di Jambi terdapat para peneliti yang fokus dan secara serius mempelajari sejarah maritim di Jambi,”Semoga dengan kehadiran Pak Priyambudi ini dapat memantik riset-riset kemaritiman di Provinsi Jambi, ” tutupnya.

Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan kegiatan penjualan buku ,”Finding Kapiten Booediman” yang langsung ditandatangani oleh Priyambudi Sulistiyanto. Peserta sangat antusias hingga semua stok buku terjual habis. “Ramainya peserta diskusi dan buku yang terjual habis, mencerminkan semangat dan geliat akademik di UIN Jambi,” kata Sekjen LPPM, Massuhartono.

Editor: doni

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.