Expose Riset, Pentingnya Berorientasi Dampak
JAMBI — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Panel Expose Hasil Penelitian Litapdimas Sesi II, Senin (26/10/2026). Sebanyak 10 tim peneliti mempresentasikan capaian dan temuan penelitian mereka dalam forum yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut.
Panel expose dimoderatori oleh Dr. Irmawati Sagala dengan menghadirkan dua reviewer eksternal, yakni Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I., dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan Dr. Wildan Hefni, M.A., dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Dalam sesi diskusi, Prof. Ngainun menekankan pentingnya orientasi dampak dalam penelitian di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Menurut dia, penelitian berkualitas tidak cukup berhenti pada pemaparan fenomena, tetapi perlu menghasilkan perubahan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Penelitian di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri harus memiliki kebaruan secara teoretis sekaligus menjawab persoalan empiris di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai, kebaruan teori perlu berjalan beriringan dengan kemampuan penelitian menjawab persoalan nyata. Dengan demikian, hasil riset tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga dapat menjadi dasar penyelesaian masalah di masyarakat.

Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN STS Jambi, Tasnim Rahman Fitra, mengatakan panel expose merupakan tahapan penting untuk menjaga akuntabilitas proses penelitian sekaligus memastikan kualitas luaran yang dihasilkan.
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan seluruh proses penelitian berjalan sesuai standar mutu dan menghasilkan luaran yang terukur, baik berupa publikasi ilmiah, buku, maupun rekomendasi kebijakan yang berdampak,” kata Tasnim.
Menurut dia, pelibatan reviewer eksternal menjadi salah satu upaya LPPM untuk memperoleh penilaian yang objektif terhadap hasil penelitian. Kehadiran reviewer dari perguruan tinggi lain juga diharapkan memperluas jejaring akademik antar-PTKIN.
Dalam pelaksanaannya, setiap tim peneliti memperoleh masukan mengenai metodologi, analisis data, hingga strategi diseminasi hasil penelitian. Evaluasi tersebut diharapkan membantu peneliti memperkuat argumentasi ilmiah serta meningkatkan relevansi hasil riset dengan kebutuhan masyarakat.
Panel expose ini merupakan bagian dari upaya UIN STS Jambi memperkuat budaya mutu akademik dan mewujudkan visi kampus sebagai pusat keunggulan Islam Melayu yang berdaya saing. Penguatan riset diarahkan pada pendekatan integratif dan interdisipliner dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kearifan lokal.
Selain menjadi instrumen penjaminan mutu, forum tersebut juga diarahkan untuk memperkuat nilai moderasi beragama dan semangat kewirausahaan dalam pengembangan hasil penelitian. Melalui evaluasi dan diskusi akademik, LPPM berharap penelitian yang dihasilkan tidak hanya memenuhi target luaran, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Bagikan: