Jambi – Lomba pantun Melayu yang digelar Pusat Peradaban Melayu LPPM UIN STS Jambi, Rabu (19/11), menghadirkan kejutan dengan tampilnya mahasiswa internasional sebagai juara. Ajang yang berlangsung di Amphiteater Rektorat lantai 4 itu mengusung tema “Generasi Muda Melayu Jambi Berbudaya, Cerdas, dan Berdaya Saing”.
Zakia Kuswindi, mahasiswa Fakultas Tarbiyah Program Studi PGMI asal Indonesia, berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Noorafdhalizawati binti Yusop dari Fakultas Syariah Program Studi HKI, mahasiswa asal Malaysia. Sementara juara ketiga jatuh kepada Murni Pohkoh, mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora Jurusan Sastra Inggris asal Thailand.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor II, Dr. Pahmi, mewakili Rektor UIN STS Jambi. Hadir pula lembaga adat Melayu Jambi, jajaran LPPM, serta dewan juri yang terdiri dari budayawan dan akademisi.
Menurut Ketua Korpus Peradaban Melayu, Dr. Tabroni, lomba ini penting digelar di tengah disrupsi digital. “Mari lestarikan pantun sebagai jati diri bangsa Melayu,” ujarnya.
Pihak rektorat menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Rektor sangat mendukung kegiatan lomba pantun Melayu, dan ini membuktikan UIN Jambi bukan hanya mengejar peringkat global, namun juga kokoh berakar kuat dengan adat Melayunya,” ucap Dr. Pahmi dalam sambutannya.
Lomba pantun Melayu ini menjadi wadah bagi mahasiswa, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mengenal dan mengasah tradisi berpantun sebagai bagian dari budaya Melayu.
Editor: Doni