Rektor UIN STS Jambi Luncurkan Program Insentif Karya Ilmiah Bereputasi 2026

Berita 3 menit baca 50 kali dilihat
Rektor UIN STS Jambi Luncurkan Program Insentif Karya Ilmiah Bereputasi 2026

Jambi — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui Pusat Penelitian resmi meluncurkan dan menyosialisasikan Program Insentif Karya Ilmiah Bereputasi Tahun 2026, Rabu (13/5). Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting itu diikuti dosen dan sivitas akademika sebagai upaya memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

Ketua LPPM, Fridiyanto menyampaikan bahwa program tersebut menjadi langkah strategis universitas untuk mendorong peningkatan kualitas sekaligus kuantitas publikasi ilmiah dosen pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Ketua LPPM mengucapkan terimakasih atas dukungan Rektor UIN Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd atas program insentif yang bisa dimanfaatkan oleh dosen. Menurutnya, perhatian institusi terhadap publikasi ilmiah merupakan bagian penting dalam membangun budaya akademik yang kuat dan kompetitif.

“Program ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen untuk terus menghasilkan karya akademik yang berkualitas dan berdampak luas,” ujarnya.

Program insentif publikasi secara resmi diluncurkan oleh Rektor, Prof. Kasful Anwar. Rektor menegaskan bahwa publikasi ilmiah memiliki posisi strategis dalam pengembangan karier dosen, terutama untuk pemenuhan persyaratan akademik dan peningkatan jabatan fungsional.

Selain itu, menurut Rektor program insentif juga menjadi bagian dari strategi universitas dalam mendukung target pencapaian 40 guru besar di lingkungan UIN STS Jambi.

“Penguatan ekosistem akademik harus ditopang dengan produktivitas riset dan publikasi yang baik. Karena itu, universitas memberikan dukungan nyata melalui program insentif ini,” kata Rektor.

Pada sesi sosialisasi, Koordinator Pusat Penelitian Tasnim Rahman Fitra memaparkan mekanisme dan ketentuan Program Insentif Karya Ilmiah Bereputasi Tahun 2026. Ia menjelaskan, program tersebut ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada dosen yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal dan penerbit bereputasi nasional maupun internasional.

Tasnim juga memaparkan tren peningkatan publikasi ilmiah dosen UIN STS Jambi dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah dokumen yang terindeks Scopus disebut terus mengalami peningkatan, demikian pula publikasi pada jurnal terindeks Garuda dan Sinta.

“Hal ini menunjukkan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus semakin berkembang,” ujarnya.

Dalam sosialisasi itu dijelaskan bahwa kategori penerima insentif meliputi publikasi pada jurnal terindeks Scopus Q1 hingga Q4, non-quartile, serta jurnal terakreditasi Sinta 2. Besaran insentif mencapai maksimal Rp10 juta untuk publikasi Scopus dan maksimal Rp5 juta untuk publikasi Sinta 2, dengan total anggaran program sebesar Rp250 juta.

Adapun sejumlah persyaratan pengajuan di antaranya dosen harus berstatus aktif, artikel telah terbit, mencantumkan afiliasi UIN STS Jambi sebagai afiliasi pertama, serta belum pernah menerima insentif serupa sebelumnya. Pengusulan program dibuka hingga Oktober 2026 melalui mekanisme unggah dokumen dan tautan artikel secara daring.

Melalui peluncuran dan sosialisasi tersebut, LPPM berharap dosen UIN STS Jambi semakin terdorong menghasilkan karya ilmiah bereputasi yang mampu memperkuat daya saing akademik universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Materi klik link berikit: https://sutha.link/sx9F0j

Tonton ulang di chanel Youtube LPPM: https://www.youtube.com/live/weM-MQBB5a4?feature=shared

Editor: Doni

Tags:

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.