Grand Final Duta Gender dan Anak 2025, WR II: Wujud Komitmen UIN Jambi sebagai Kampus Inklusi

Selasa, 18 November 2025, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN) Jambi menggelar Grand Final Duta Gender dan Anak 2025 di GCR Wing B. Ajang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kampus sebagai ruang yang ramah, aman, dan inklusif bagi seluruh sivitas akademika.

Korpus Gender, Anak, dan Disabilitas (GAD) LPPM UIN Jambi, Nisaul Fadilah, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua Duta Gender dan Anak. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu strategi kampus dalam menumbuhkan kepedulian dan meningkatkan literasi gender serta isu anak di lingkungan perguruan tinggi yang melibatkan semua civitas akademika termasuk, unsur mahasiswa.

“Sepuluh finalis yang tampil hari ini telah melalui proses seleksi yang panjang. Duta Gender dan Anak diharapkan menjadi pionir dan role model bagi mahasiswa dalam kerja-kerja edukasi, advokasi, serta pengabdian masyarakat. Mereka adalah agen penting untuk mewujudkan kampus yang nir-kekerasan dan menjunjung nilai-nilai inklusi,” ujar Nisa.
Ia juga mengapresiasi semangat seluruh peserta, termasuk mahasiswa yang belum berhasil melaju sebagai pemenang, untuk tetap aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan Pusat GAD.

Rektor UIN Jambi yang diwakili oleh Wakil Rektor II, Dr. Pahmi Sy, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa berbagai program yang diinisiasi Pusat GAD memberikan kontribusi besar dalam penguatan literasi gender dan isu anak di lingkungan kampus.

“Dalam Islam, nilai kasih sayang dan penghormatan terhadap perempuan dan anak merupakan prinsip fundamental. Perspektif gender dan perlindungan anak tidak boleh lagi dimarginalkan dalam konstruksi sosial kita,” tegasnya.

Dr. Pahmi berharap melalui agenda Duta Gender dan Anak, komitmen UIN Jambi terhadap pengarusutamaan gender dan perlindungan anak semakin kokoh, sekaligus menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya.

Acara grand final juga dimeriahkan dengan penampilan seni suara dan pantomim dari mahasiswa difabel, sebagai bentuk dukungan terhadap keberagaman dan semangat inklusivitas di kampus.

Pada akhir acara, diumumkan para pemenang Duta Gender dan Anak 2025, yaitu:

  • Juara 1: Dede Asnazela, mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan
  • Runner Up 1: Cici Fatmawati, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam
  • Runner Up 2: Chika Asti Fiani,  mahasiswa Prodi  Bimbingan Penyuluhan Islam
  • Juara Favorit: Nabila Ramadani, mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan kegiatan Duta Gender dan Anak yang diselenggarakan oleh PGAD bukan sebuah kegiatan seremonial tetapi sebagai media populer untuk memperkenalkan isu gender dan anak kepada generasi muda sehingga lebih mudah diterima.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua LPPM beserta para Korpus di lingkungan LPPM, Dekan dan perwakilan program studi, serta mahasiswa UIN Jambi yang memberikan dukungan bagi para finalis.

Editor: Doni

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899