Jelang Monev Tim Agus Salim, Ph. D, LPPM Gelar Rapat Persiapan Monitoring MoRA The Air Fund
JAMBI—Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar rapat persiapan Monitoring Penelitian Program MoRA The Air Fund, Senin (15/9/2026) malam.
Rapat berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting mulai pukul 20.00 WIB. Pertemuan dipimpin Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN STS Jambi dan dihadiri Ketua Tim Peneliti Agus Salim, S.Th.I., M.A., M.IR., Ph.D., Ketua LPPM UIN STS Jambi, Bendahara LPPM, serta staf LPPM.
Korpus Penelitian mengatakan rapat tersebut digelar untuk memastikan pelaksanaan monitoring berjalan sesuai standar mutu penelitian yang ditetapkan.
“Ada tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan malam ini,” ujarnya.
Pertama, membangun komunikasi langsung antara tim peneliti dan LPPM untuk menyelaraskan persepsi. Kedua, membahas teknis dan konsep pelaksanaan monitoring, termasuk mekanisme presentasi progres penelitian dan sesi review.
Ketiga, rapat membahas sinkronisasi tamu undangan yang akan hadir dalam kegiatan monitoring serta penggunaan anggaran antara tim peneliti dan LPPM.
Ketua LPPM Jambi mengatakan sinkronisasi anggaran diperlukan untuk memastikan pengelolaan dana berjalan secara akuntabel dan transparan.
Menurutnya, Program MoRA The Air Fund menuntut luaran penelitian yang berorientasi pada publikasi bereputasi internasional. Karena itu, persiapan monitoring perlu dilakukan secara matang agar perkembangan penelitian dapat dievaluasi secara objektif dan konstruktif.
“Persiapan ini penting agar monitoring tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memberikan masukan terhadap perkembangan penelitian dan pencapaian luaran yang ditargetkan,” katanya.
Melalui rapat persiapan tersebut, LPPM Jambi memastikan kesiapan teknis dan substansial menjelang pelaksanaan Monitoring Penelitian Program MoRA The Air Fund. Kegiatan monitoring diharapkan dapat berlangsung lancar sekaligus memperkuat kualitas dan akuntabilitas pelaksanaan penelitian.
Bagikan: