Jika Tidak jadi Kepakan Sayap Camar, Jadilah Kepakan Sayap Kupu-kupu

Jika Tidak jadi Kepakan Sayap Camar, Jadilah Kepakan Sayap Kupu-kupu

Berita 1 menit baca 153 kali dilihat

Demikian disampaikan oleh Prof. Inung ketika menyampaikan pidato perpisahan di acara Serah Terima Jabatan Rektor UIN STS Jambi, Sabtu (28/12/2024) di Auditorium Prof. Dr. Chatib Quzwain.

Prof. Inung melalui Teori “butterfly effect” yang ditemukan oleh Edward Lorenz ini berpesan kepada civitas academica UIN Jambi, bahwa setiap hal sekecil apapun kontribusi yang diberikan masyarakat kampus tetap akan memberikan dampak pada kemajuan kampus, jelas Prof. Inung.

Prof. Inung dalam pidatonya mengatakan bahwa akreditasi Unggul, dan berdirinya Fakultas Kedokteran adalah karena kerjasama berkelanjutan dan komitmen civitas, “Jangan ada yang merasa paling berjasa setiap capaian yang diperoleh.”

Prof. Inung mengungkapkan rasa terimakasihnya karena sudah diterima dengan baik oleh civitas UIN Jambi, sehingga waktu tiga bulan terjalin kekeluargaan, “I am so sad,” kata Prof. Inung sambil meneteskan air mata di depan ratusan civitas academica UIN Jambi.

Dalam kesempatan ini LPPM dan unit lainnya memberikan kenang-kenangan kepada Prof. Inung.

“Terimakasih Prof. Inung….kami akan selalu mengenang kiprah dan jasamu selama memimpin masa transisi UIN Jambi.”

Editor: Doni

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.