Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Ikuti Webinar Program Manajemen Talenta Nasional BRIN

Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Ikuti Webinar Program Manajemen Talenta Nasional BRIN

Berita 3 menit baca 212 kali dilihat

Jambi – Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Tasnim Rahman Fitra, turut serta dalam webinar Program Manajemen Talenta Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas informasi mengenai program Manajemen Talenta BRIN serta mengakuisisi talent pool dari unsur akademisi perguruan tinggi. Webinar ini menjadi langkah strategis dalam upaya membangun ekosistem riset dan inovasi nasional yang lebih berkualitas.

Kegiatan ini berlangsung secara daring pada Senin (17/3) dan dihadiri oleh berbagai akademisi, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. BRIN, bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), mengadakan webinar ini sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Program Apresiasi Talenta Unggul Riset dan Inovasi serta kompetisi ilmiah tugas akhir mahasiswa, Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair).

Dalam pemaparannya, perwakilan BRIN menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas talenta riset dan inovasi di Indonesia. Melalui misi scouting dan pembinaan yang komprehensif, program ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem riset yang berkelanjutan dan inovatif. Akademisi yang bergabung dalam program ini akan mendapatkan berbagai kesempatan untuk terlibat dalam penelitian strategis nasional.

Tasnim Rahman Fitra menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam webinar ini sangat penting untuk memahami arah dan kebijakan nasional dalam pengelolaan talenta riset dan inovasi. Ia menekankan bahwa akademisi di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung ekosistem riset yang lebih kuat dan terarah. “Program ini membuka peluang bagi para akademisi untuk berkontribusi lebih luas dalam riset dan inovasi nasional,” ujar Tasnim.

Selain itu, BRIN dan LPDP juga menginformasikan bahwa Program Apresiasi Talenta Unggul Riset dan Inovasi serta IRIFair akan memberikan penghargaan kepada talenta-talenta unggul di bidang riset. Melalui program ini, mahasiswa dan akademisi yang memiliki penelitian inovatif dapat memperoleh pembinaan serta kesempatan pendanaan untuk proyek-proyek riset mereka.

Partisipasi akademisi dalam program ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menyiapkan generasi unggul di bidang riset dan inovasi. Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan akan muncul lebih banyak peneliti yang mampu bersaing di tingkat global dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.

Ketua LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. Fridiyanto, menyambut baik partisipasi Koordinator Pusat Penelitian LPPM dalam webinar ini. Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas riset di perguruan tinggi. “Kami berharap keikutsertaan ini dapat membuka peluang lebih luas bagi para peneliti UIN Jambi dalam menjalin kolaborasi dan mendapatkan dukungan riset dari BRIN dan LPDP,” ungkapnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak akademisi dan mahasiswa yang terdorong untuk berinovasi serta mengambil bagian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional perlu terus diperkuat guna mewujudkan visi Indonesia sebagai negara berbasis riset dan inovasi.

Editor: Doni

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.