Kupas Tuntas Jalur Difabel: Info Pendaftaran, Sharing Prodi, dan Layanan Inklusif
Jambi, Senin 26 Mei 2025 — Komitmen UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi dalam mendukung inklusivitas pendidikan kembali ditegaskan melalui kegiatan bertajuk “Kupas Tuntas Jalur Difabel”, sebuah forum diskusi dan tanya jawab seputar pendaftaran mahasiswa baru jalur difabel tahun 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi empat unit penting kampus: PGAD, Admisi, Akademik dan PTIPD berlangsung di Lobi Fakultas Kedokteran UIN STS Jambi.
Forum ini bertujuan untuk memperkenalkan UIN sebagai kampus inklusi, di mana calon mahasiswa jalur difabel dapat memperoleh informasi langsung terkait proses pendaftaran, program studi ramah difabel, serta layanan pendukung yang tersedia. Selain itu, disediakan pula bantuan teknis pendaftaran di tempat (on the spot) sebagai bentuk komitmen kampus untuk memberikan layanan terbaik serta meminimalisir hambatan, baik dari aspek substansial maupun teknis. Beberapa mahasiswa difabel memanfaatkan layanan ini secara langsung.
Acara dibuka oleh Ibu Nisaul Fadillah, M.Si., Ph.D., selaku Kepala Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) UIN STS Jambi, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang ramah dan mendukung bagi semua mahasiswa, tanpa terkecuali. Ditambahkan bahwa kegiatan tersebut pernah diadakan tahun sebelumnya, tapi kali ini lebih baik karena kolaboratif unit terkait, menjangkau banyak audience karena live, juga lebih helpful dengan layanan langsung.
Dipandu oleh Baharudin, seorang volunteer dari Tim Admisi UIN Jambi, forum ini menghadirkan para Kepala Program Studi dari beberapa jurusan yang dikenal aktif mendukung semangat inklusi di lingkungan kampus. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Bapak Hery Afriyadi, S.E., S.Kom., M.Si. selaku Kaprodi Sistem Informasi, Ibu Athiatul Haqqi, S.Ag., S.IPI., M.I.Kom. selaku Kaprodi Ilmu Perpustakaan, serta Ibu Chandri Febri Santi, M.Pd. selaku Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Kaprodi Ilmu Perpustakaan dan Sistem Informasi secara terbuka berbagi pengalaman terkait layanan yang telah mereka berikan kepada mahasiswa difabel di program studi masing-masing, termasuk bagaimana pendekatan inklusif telah diterapkan dan dikembangkan. Mereka juga menyampaikan harapan agar lebih banyak prodi di UIN STS Jambi mampu membuka ruang yang setara bagi calon mahasiswa difabel. Lain halnya Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang menyambut baik jika ada mahasiswa difabel akan bergabung ke prodi ini, karena peluang ke depan sangat terbuka termasuk bagi kelompok difabel.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan informasi penting seputar pengenalan program studi yang ramah difabel, layanan kampus inklusi yang tersedia, serta tips memilih program studi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Tak hanya itu, dijelaskan pula panduan teknis pendaftaran kuliah secara langsung (on the spot) yang disediakan di lokasi acara.
Diskusi pun berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif bertanya dan menyampaikan pengalaman pribadi. Para kaprodi juga membagikan cerita tentang keberhasilan prodi mereka dalam mendampingi dan meluluskan mahasiswa difabel, serta membuka wacana mengenai potensi besar prodi lain yang masih jarang dijajaki oleh kelompok difabel—sebuah peluang yang sangat layak untuk dieksplorasi di masa depan.
Editor: Doni
Bagikan: