Lawan Pelecehan Verbal, Satgas PPKS UIN Jambi Rilis Video Edukasi

Berita 3 menit baca 77 kali dilihat
Lawan Pelecehan Verbal, Satgas PPKS UIN Jambi Rilis Video Edukasi

JAMBI, 18 Juni 2026 – Berawal dari keresahan terhadap tindakan yang kerap diremehkan sebagai sekadar “candaan” atau gurauan sehari-hari, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam volunteer Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengambil langkah konkret. Mereka memproduksi sebuah video edukasi singkat yang secara khusus mengupas tuntas tentang pencegahan pelecehan seksual verbal di lingkungan kampus.

Pelecehan seksual verbal—mulai dari komentar bernuansa seksis, siulan nakal (catcalling), ucapan, hingga lelucon mesum—sering kali lolos dari perhatian karena dianggap lumrah. Padahal, dampak psikologisnya nyata: membuat korban merasa tidak nyaman, terintimidasi, hingga direndahkan. Lewat reka adegan situasi nyata yang sering terjadi di sekitar mahasiswa, video ini hadir untuk membuka mata civitas akademika bahwa batasan kenyamanan seseorang wajib dihormati.

Bukan sekadar menunjukkan apa yang salah, video edukasi ini juga sarat akan pesan taktis. Di dalamnya, Satgas PPKS menyelipkan edukasi mengenai pentingnya menjaga etika komunikasi, menghargai ruang personal orang lain, serta menyuntikkan keberanian bagi siapa saja untuk menegur atau melaporkan tindakan pelecehan jika melihatnya terjadi di area kampus.

Dari Mahasiswa, Oleh Mahasiswa, Untuk Kampus Aman

Menariknya, seluruh proses produksi video ini digarap secara mandiri oleh anggota Satgas PPKS yang bertindak sekaligus sebagai tim kreatif dan pemeran. Mulai dari merumuskan konsep, mematangkan naskah, proses syuting, hingga penyuntingan akhir, semuanya dikerjakan dengan cermat agar pesan yang disampaikan tetap membumi dan mudah dicerna.

Kegiatan kreatif ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Rekognisi yang berjalan di bawah bimbingan langsung dosen pembimbing lapangan Reni Andriani, M.Pd dan Riko Aprianto, M.Pd yang sekaligus juga adalah anggota Satgas PPKS UIN STS Jambi.

“Media video singkat dipilih karena dinilai jauh lebih visual, menarik, dan adaptif dengan gaya konsumsi informasi mahasiswa hari ini. Dengan penyajian yang dekat dengan keseharian, kami ingin pesan ini menjangkau audiens yang lebih luas,” ungkap perwakilan tim Satgas PPKS UIN Jambi.

Menurut Ketua Satgas PPKS UIN Jambi, Nailul Husna, MA, media film cukup akrab terutama di kalangan mahasiswa dan bisa menjangkau lebih banyak audiens.   Dia juga berharap agar mahasiwa tidak lagi abai dan semakin peka dalam mengenali bentuk-bentuk pelecehan verbal. Kampus sejatinya harus menjadi ruang aman untuk belajar, dan itu dimulai dari membangun budaya saling menghormati. Selengkapnya video singkat ada di akun Instagram Satgas PPKS UIN STS Jambi: http://sutha.link/F2dmV6 Video edukasi singkat ini rencananya akan segera dilepas ke berbagai platform media sosial sebagai bagian dari kampanye digital dan edukasi berkelanjutan demi mewujudkan kampus UIN STS Jambi yang bersih dari kekerasan seksual.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.