Peluang Kolaborasi Riset Pendanaan Internasional dengan SATUNAMA

Berita 2 menit baca 188 kali dilihat

Penelitian merupakan roh bagi sivitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Upaya kolaborasi penelitian dilakukan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian serta memberikan kontribusi kepada ilmu pengetahuan.

Fakultas Sains dan Teknologi memulai rencana kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat dengan bantuan dana internasional bersama SATUNAMA untuk mencapai tujuan ini dengan mengadakan diskusi bersama di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi Kampus II UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Selasa (5/3).

Arfan, S.Th.I, M.Soc.Sc, Ph.D., Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, menyatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan awal yang baik untuk kolaborasi penelitian internasional. Dia juga mengatakan bahwa kegiatan ini dapat mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Organisasi nirlaba SATUNAMA mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan, advokasi, dan pelatihan. SATUNAMA telah memiliki rekam jejak kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional hingga saat ini. Salah satu program jangka panjang yang sedang dilakukan di Jambi adalah Program Adaptasi Perubahan Iklim, Rimbo Umah Kito, dan TERRA-CF dengan BPDLH. Program-program ini dapat memberi kesempatan kepada dosen di UIN Jambi untuk mengembangkan rekognisi dengan berpartisipasi dalam kajian bersama dan penelitian.

Menurut Suharsih, Ketua Departemen Penguatan Masyarakat SATUNAMA, ada dua jenis donor dana. Yang pertama adalah dana periodik, yang membutuhkan proposal untuk mendapatkan bantuan pendanaan. Beberapa donor periodik termasuk diantaranya USAID/DFAT, NORAD, UNDP, dan UNI EROPA. Kedua, jenis tradisional, donor dana jenis ini biasanya memprioritaskan proses lobi daripada proses pengajuan proposal.

Selain bekerja pada bidang pemberdayaan, SATUNAMA juga aktif memberikan pelatihan tentang cara menyusun proposal penelitian untuk mendapatkan dana internasional. Peluang besar untuk lulus pendanaan akan muncul dengan proposal yang baik, logical framework yang menarik hingga gambaran output dan outcome yang jelas. Syukrya Ningsih, M.Si, Koordinator Pusat Penelitian dan Rumah Jurnal, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyampaikan, kegiatan ini kedepannya akan didukung dengan pendampingan penyusunan proposal penelitian melalui kolaborasi dengan tim training SATUNAMA yang telah memiliki modal yang memadai dalam bentuk pengetahuan dan praktek, sehingga dapat meningkatkan jumlah penelitian kolaborasi dosen di tingkat internasional.

 

Admin LPPM

Bagikan:

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.