Research Week, dari Cagar Budaya hingga Kriptografi

Research Week, dari Cagar Budaya hingga Kriptografi

Berita 3 menit baca 9 kali dilihat

JAMBI, 27 Oktober 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  Universitas Islam Negeri  Sulthan Thaha Saifuddin Jambi membahas delapan hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu dalam Panel III Expose Hasil Penelitian Litapdimas Tahun Anggaran 2025, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bagian dari Research Week LPPM UIN STS Jambi yang memasuki hari kedua. Delapan penelitian yang dipaparkan mencakup pelestarian cagar budaya, pengembangan teknologi digital, kriptografi, pendidikan, hingga sains hayati.

Koordinator Pusat Penelitian LPPM UIN STS Jambi, Tasnim Rahman Fitra, M.H., mengatakan bahwa forum expose tidak hanya menjadi sarana penyampaian hasil penelitian, tetapi juga ruang akademik untuk menguji kualitas, kebaruan, dan manfaat penelitian bagi masyarakat.

“Riset di UIN harus berani menyeberang dari menara gading ke ruang publik. Tidak cukup deskriptif, harus solutif,” ujar Tasnim dalam sambutannya.

Menurut dia, penelitian perguruan tinggi perlu diarahkan untuk menjawab persoalan nyata melalui pendekatan keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Forum tersebut menghadirkan dua penelaah eksternal, yakni Dr. Erna Hastuti, M.Si., dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Dr. Cut Muthiadin, S.Si., M.Si., dari UIN Alauddin Makassar.

Erna merupakan akademisi yang menekuni bidang sains material, termasuk pemanfaatan limbah biomassa menjadi material bernilai guna. Sementara itu, Cut memiliki kepakaran dalam bidang biologi molekuler, genetika, biomedik, dan imunologi.

Kedua penelaah memberikan masukan terhadap metodologi dan substansi penelitian. Perhatian terutama diarahkan pada unsur kebaruan, penguatan referensi ilmiah, serta peluang penerapan dan hilirisasi hasil penelitian.

Digitalisasi Warisan Budaya

Dari delapan penelitian yang dipresentasikan, dua di antaranya berfokus pada pelestarian warisan budaya.

Penelitian pertama mengembangkan rekonstruksi virtual Rumah Batu Olak Kemang di Jambi Seberang menggunakan teknologi fotogrametri dan Augmented Reality (AR). Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung dokumentasi dan pelestarian bangunan bersejarah melalui teknologi digital.

Penelitian lainnya mengkaji hubungan peninggalan Islam di Jambi dan Palembang melalui pendekatan statistik. Kajian tersebut berupaya membaca keterkaitan sejarah dan warisan budaya kedua wilayah berdasarkan data penelitian.

Kedua penelitian ini memperlihatkan pemanfaatan teknologi dan metode kuantitatif dalam kajian sejarah serta pelestarian kebudayaan lokal.

Kriptografi dan Kecerdasan Buatan

Tiga penelitian lainnya bergerak dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi pembelajaran digital.

Salah satunya mengembangkan algoritma pengamanan pesan teks melalui kombinasi kriptografi DNA dan metode pertukaran kunci Kurva Eliptik Diffie-Hellman. Penelitian ini berkaitan dengan pengembangan metode perlindungan informasi dalam komunikasi digital.

Penelitian berikutnya mengembangkan dan mengevaluasi Large Language Model (LLM) dengan pendekatan Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk sistem penilaian hasil belajar secara otomatis.

Penggunaan teknologi tersebut diteliti sebagai alternatif untuk mendukung proses evaluasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.

Sementara itu, penelitian lain mengembangkan media pembelajaran menggunakan GeoGebra untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep gerak parabola dalam pembelajaran fisika.

Pendidikan dan Sains Hayati

Tiga penelitian berikutnya mencakup bidang biologi dan pengembangan perangkat pembelajaran.

Salah satu penelitian mengkaji keragaman mikrobiota probiotik pada saluran pencernaan mencit setelah pemberian kopi dalam kondisi induksi etanol kronis. Penelitian ini diarahkan untuk memahami perubahan komunitas mikroorganisme saluran pencernaan dalam kondisi perlakuan tertentu.

Penelitian lainnya mengembangkan e-booklet pengolahan limbah nanas berbasis Project-Education for Sustainable Development (Project-ESD) bagi mahasiswa Tadris Biologi.

Pengembangan bahan ajar tersebut menghubungkan pembelajaran biologi dengan pemanfaatan limbah dan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Adapun penelitian kedelapan mengembangkan portofolio digital berbasis proyek untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Biologi. Model ini menempatkan dokumentasi proses dan hasil pembelajaran sebagai bagian dari penilaian kompetensi mahasiswa.

Keragaman tema yang dibahas dalam Panel III menunjukkan upaya UIN STS Jambi memperluas cakupan penelitian melalui pendekatan lintas disiplin.

Melalui Research Week, LPPM UIN STS Jambi berupaya memperkuat kualitas penelitian sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, teknologi, dan masyarakat.

Forum ini juga menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan sains dan teknologi, kajian keislaman, serta kearifan lokal Melayu Jambi dalam pengembangan penelitian di lingkungan perguruan tinggi.

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.