Resmi Diterjunkan ke Masyarakat, Peserta KKN Nusantara VI Utusan UIN STS Jambi Pengabdian di Leuwidamar, Banten
LEBAK— Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Nusantara VI Tahun 2026 resmi memulai pengabdian kepada masyarakat setelah mengikuti prosesi pelepasan dan penyerahan kepada Pemerintah Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menandai dimulainya pelaksanaan program KKN di berbagai desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa dari perguruan tinggi keagamaan Islam negeri se-Indonesia.
Prosesi penyerahan mahasiswa dilakukan oleh Dr. Mashur, M.Hum., yang mewakili Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, kepada Pemerintah Kecamatan Leuwidamar. Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan nilai istiqamah sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian, sebagaimana pesan yang sebelumnya disampaikan Menteri Agama saat pembukaan KKN Nusantara VI.
Menurut Mashur, mahasiswa tidak hanya hadir untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga membawa tanggung jawab moral sebagai representasi perguruan tinggi. Karena itu, peserta diharapkan mampu menjadi uswatun hasanah atau teladan bagi masyarakat melalui sikap, perilaku, serta integritas selama berada di lokasi KKN.
“Mahasiswa harus menjaga nama baik almamater, menunjukkan akhlak yang baik, serta menjadi pribadi yang beriman kepada Allah SWT dan Hari Akhir dalam setiap aktivitas pengabdian,” ujarnya.
Mahasiswa kemudian diterima secara resmi oleh Pemerintah Kecamatan Leuwidamar yang diwakili Sekretaris Camat Leuwidamar, Mat Toni, S.EP. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta KKN Nusantara VI dan berharap keberadaan mahasiswa dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan desa.

Menurut Mat Toni, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Gagasan, inovasi, serta semangat pengabdian yang dimiliki mahasiswa diharapkan mampu menjadi energi baru bagi pemerintah desa dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.
Ia juga mengingatkan peserta agar mampu beradaptasi dengan kehidupan masyarakat setempat, menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun tokoh masyarakat, serta mengedepankan budaya sapa, senyum, dan salam sebagai modal membangun hubungan yang harmonis selama menjalankan pengabdian.
Dengan selesainya prosesi penyerahan tersebut, seluruh mahasiswa KKN Nusantara VI resmi berada di bawah pendampingan Pemerintah Kecamatan Leuwidamar untuk melaksanakan berbagai program sesuai kebutuhan desa masing-masing.

Salah seorang delegasi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Sastika Zikriyani, tergabung dalam Kelompok 1 yang ditempatkan di Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar. Kelompok tersebut dibimbing oleh Dr. H. Saeful Anwar, Lc., M.A., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.
Usai prosesi pelepasan, seluruh peserta langsung diberangkatkan menuju posko di desa penempatan masing-masing. Dari lokasi tersebut, mahasiswa akan memulai berbagai program pengabdian yang telah disusun bersama pemerintah desa dan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu bermanfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan warga dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Korpus PkM mengucapkan terimakasih kepada Rektor UIN Jambi yang telah mendukung LPPM agar dapat terlibat dalam KKN Nusantara 2026,”Alhamdulilah akhirnya dua mahasiswa utusan UIN Jambi telah memulai pengabdiannya. Semoga kegiatan ini me jadi pelajaran berharga bagi mahaiswa kita. Terimakasih kepada Rektor UIN Jambi yang memberikan dukungan penuh untuk dapat terlibat aktif di KKN Nusantara yang menjadi ajang pertemuan LPPM PTKIN se- Indonesia ini”, ujar Muhklis.
Bagikan: