Tingkatkan Mutu PTKIN, Direktur Diktis Minta Perkuat Kolaborasi
Telanaipura (05/02/2025) berlangsung acara pembukaan Rapat Kerja UIN STS Jambi tahun 2025. Wakil Rektor II Dr. Pahmy, Sy sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan Raker adalah untuk melakukan : evaluasi program 2024 dan merumuskan program 2025, menyatukan persepsi, serta memperkuat solidaritas civitas academica.
WR II mengatakan bahwa tema Raker tahun 2025 yaitu,”Towards University Excellence on Southeast Asia 2029″, Raker berlangsung di Sutha Inn dari 05-06 Februari.” WR II melaporkan peserta Raker diikuti oleh para WR, Dekan, Lembaga, Unit, WD, Kaprodi, Sekprodi, dan GJM.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd menyampaikan bahwa,”Inovasi adalah keharusan, bukan pilihan, jika kita tidak beradaptasi dengan perubahan kita akan tertinggal.”
Rektor mengingatkan jangan terlampau nyaman dengan capaian yang ada,”Teruslah berpikir dan bergerak untuk memajukan UIN Jambi.” Rektor mengingatkan jangan takut berubah dan berinovasi. Lebih lanjut Rektor mengatakan Raker bukan hanya acara seremonial tapi merupakan kegiatan strategis dalam mencapai visi dan misi UIN Jambi,”Tantangan kita di era digital semakin kompleks,” ujar Rektor.
Rektor tegaskan pentingnya kualitas layanan, mutu lulusan, peningkatan riset dan publikasi ilmiah, penguatan kemitraan, peningkatan kesejahteraan dan pengembangan SDM, serta mengembangkan kampus yang ramah lingkungan.
Rektor berharap peserta Raker dapat melakukan dan memberikan yang terbaik bagi UIN, “Jangan jumud, jangan menunggu bola, Jemput bola !”, kata Rektor. Kemudian Rektor menyampaikan dalam beberapa waktu dekat ini UIN Jambi telah meraih prestasi dalam Webometric, UI Green Metric, dan Unesa Dimetric, menurut Rektor pengakuan dari pihak luar ini merupakan indikator adanya progresivitas UIN Jambi.
Direktur Diktis, Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA mengatakan bahwa setelah mencapai predikat Unggul maka UIN Jambi harus lebih meningkat lagi. Prof. Sahiron mengatakan Kemenag akan menetapkan target berikutnya bagi PTKIN yaitu THE Impact yang merupakan standar PBB,”Kita akan membuat tim yang kuat dari Jakarta sampai Papua untuk meningkatkan mutu PTKIN,” kata Prof. Sahiron.
Prof. Sahiron berharap setiap PTKIN harus lakukan kolaborasi dalam berbagai bidang,”Komunikasi dan kolaborasi harus berjalan.” Prof.Sahiron mengatakan PTKIN maju berdasarkan baselinenya masing-masing. Direktorat Diktis terus berupaya meningkatkan mutu perguruan tinggi. Ia berpesan agar di UIN Jambi juga ada pengembangan untuk tenaga pendidik,”Tendik memiliki kontribusi yang besar, jadi jangan dilupakan, harus ada perhatian.” Menutup sambutannya, Prof. Sahiron mengatakan pelatihan bagi tendik sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di PTKIN.
Editor: Doni
Bagikan: