UIN Jambi Berpartisipasi dalam Annual Meeting Forum PSGA Kemenag: Mendorong Transformasi Kampus Ramah Disabilitas

UIN Jambi Berpartisipasi dalam Annual Meeting Forum PSGA Kemenag: Mendorong Transformasi Kampus Ramah Disabilitas

Berita 2 menit baca 218 kali dilihat

Malang, 30 Oktober 2025 – Korpus Gender, Anak, dan Disabilitas (Korpus GAD) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam Annual Meeting Forum Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia yang diselenggarakan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan nasional ini berlangsung selama tiga hari dan menjadi ajang konsolidasi serta sinergi antar-PSGA se-Indonesia dalam memperkuat pengarusutamaan gender, perlindungan anak, dan mewujudkan kampus inklusif ramah disabilitas. Acara ini berjalan berbarengan dengan Konfrensi Nasional Ulama Perempuan Indonesia (KUPI).

Kegiatan hari pertama diawali dengan rangkaian pembukaan berupa Qiroah, Sholawat, Lagu Indonesia Raya, Mars UIN, dan pembacaan Ikrar Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI). Acara dihadiri para ketua PSGA dari berbagai PTKIN, tokoh ulama perempuan, serta Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, selaku tuan rumah serta Ketua KUPI yang hadir secara online.

Korpus GAD UIN Jambi menjadi salah satu peserta pembuka yang menunjukkan komitmen kuat dalam isu gender dan disabilitas di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan. Sejak tahun 2020, UIN Jambi telah menetapkan dan menjalankan kebijakan kampus inklusi melalui Pusat Kajian Disabilitas (PKD), yang kemudian bertransformasi menjadi Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) sejak tahun 2024 hingga saat ini. Komitmen ini menjadikan UIN Jambi sebagai salah satu pelopor kampus inklusi di bawah Kementerian Agama. Saat ini UIN Jambi memiliki 30 mahasiswa difabel aktif dan telah berhasil meluluskan sejumlah alumni difabel.

Pada sesi berikutnya, dilaksanakan Stadium General bertema “Dari Inklusi ke Transformasi: Mewujudkan Kampus Ramah Disabilitas” dengan menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, Dr. Nurul Sa’adah, Prof. Rohmani Nur Indah, dan Prof. Dr. Arif Maftuhin, M.Ag., M.A.I.S. Diskusi yang dipandu oleh Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, membahas urgensi kampus inklusi dan berbagi praktik baik dan strategi integrasi nilai inklusivitas ke dalam kebijakan dan budaya kampus di lingkungan PTKIN.

Pada sesi siang, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop PSGA PTKIN se-Indonesia dengan tema yang sama, dipandu oleh Aprilian Adisti dan menghadirkan Prof. Arif Maftuhin sebagai narasumber utama. Workshop ini membahas strategi bersama dalam memperkuat peran PSGA menuju transformasi kelembagaan yang lebih inklusif terhadap penyandang disabilitas.

Partisipasi aktif Korpus GAD UIN Jambi dalam forum nasional ini menjadi bukti konsistensi kampus dalam memperjuangkan pendidikan tinggi Islam yang berkeadilan, ramah disabilitas, dan berperspektif gender. Melalui forum ini, UIN Jambi menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun kebijakan dan budaya kampus yang inklusif serta berperadaban manusiawi.

Editor: Doni

Bagikan:

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.