UIN SUTHA Jambi Gelar Wawancara Jalur Difabel, Pastikan Akses Pendidikan Inklusif

Berita 2 menit baca 27 kali dilihat
UIN SUTHA Jambi Gelar Wawancara Jalur Difabel, Pastikan Akses Pendidikan Inklusif

Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar sesi wawancara khusus bagi calon mahasiswa baru melalui jalur difabel pada Rabu, 10 Juni 2026. Bertempat di Lantai 2 Gedung Rektorat, suasana penuh semangat menyelimuti proses seleksi yang diikuti oleh 9 orang calon mahasiswa tangguh dengan beragam disabilitas: Tuli, daksa dan netra.
Proses wawancara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini dirancang untuk memastikan peminatan studi, pemilihan jurusan yang tepat, serta menggali bakat dan kemampuan para calon mahasiswa. Lebih dari itu, agenda ini juga bertujuan untuk memastikan keteguhan niat dan motivasi besar mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Pendampingan Orang Tua

Untuk memberikan penilaian yang objektif sekaligus inklusif sesuai kebutuhan masing-masing, wawancara dilakukan oleh tim penguji kolaboratif. Tim terdiri dari Koordinator Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas UIN Jambi serta Ika Noor Hidayati, seorang guru Sekolah Luar Biasa yang dihadirkan khusus untuk menjembatani komunikasi dan memahami potensi spesifik para calon mahasiswa.

Suasana hangat sangat terasa karena seluruh calon mahasiswa difabel ini datang dengan didampingi langsung oleh orang tua maupun pendamping masing-masing. Kehadiran pendamping menjadi sistem pendukung utama yang memperkuat mental serta memberikan rasa nyaman bagi para calon mahasiswa selama proses seleksi berlangsung.

Dukungan Rektor UIN Jambi

Di tengah jalannya wawancara, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M. Pd, beserta Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan Keuangan, Dr. Pahmi, Sy, M.Si, dan Kepala Biro AAK, Dr. H. Helmi, S. Ag, menyempatkan diri untuk menyambangi langsung lokasi pelaksanaaan di Lantai 2 Rektorat. Kehadiran rektor memberikan kejutan sekaligus suntikan motivasi bagi ke-9 peserta dan para orang tua yang hadir menemani.
“UIN Jambi berkomitmen penuh untuk menjadi kampus yang inklusif dan ramah disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya. Kehadiran adik-adik di sini hari ini adalah bukti nyata dari semangat yang patut kita apresiasi. Kami siap memfasilitasi dan menempa bakat-bakat luar biasa ini agar kelak bisa mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Rektor UIN Jambi di sela-sela kunjungannya.

Dengan terlaksananya jalur khusus yang merangkul keberagaman ini, UIN Jambi kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memprioritaskan kesetaraan hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali.

Doni Pirdaus

Saya adalah seorang Editor website LPPM.

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.