Camat Jaluko: Sudah Lama Kami Mengimpikan Kolaborasi dengan UIN Jambi
Rabu (23/04/2025) di Gedung Amphitheater Lantai IV Rektorat, LPPM melakukan kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Kecamatan Jambi Luar Kota, lebih khususnya dengan empat desa: Simpang Sungai Duren, Sungai Duren, Mendalo Indah, dan Mendalo Darat.
Camat Jaluko, Dede Noviyanto mengatakan bahwa ia sangat mengimpikan adanya kolaborasi antara Kec. Jaluko dengan UIN STS Jambi “Sudah sangat lama saya mengimpikan bisa kolaborasi dengan UIN Jambi, untuk kemajuan desa dan sarana bagi mahasiswa belajar”, ujarnya. Ia mengatakan di Kecamatan Jaluko terdapat 19 desa dan 1 kelurahan.
Camat Jaluko menyampaikan pandangan-pandangannya tentang pembangunan desa,”Semua program ujung tombaknya ada di desa.” Camat mengatakan bahwa di desa di Jaluko terdapat program dengan isu perempuan dan perlindungan anak,”Sangat banyak kesempatan untuk menggali dan mengimplementasikan kompetensi mahasiswa”, ujarnya.
Camat Jaluko menyampaikan bahwa desa-desa di wilayah Jaluko mengalami persoalan sumber daya manusia,”Permasalahan desa adalah SDM, baik aspek jumlah maupun kualitas, oleh karena itu Kecamatan Jaluko ingin sekali melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terutama UIN Jambi untuk membangun desa”. Ia berharap terjadi hubungan simbiosis mutualis,”Kampus UIN dapat menjadikan desa sebagai tempat belajar dan mengabdi, sebaliknya desa akan merasa berkurang beban karena adanya berbagai bentuk dukungan kalangan kampus”, katanya. Camat mengatakan di desa membutuhkan dukungan yang bersifat digitalisasi, keuangan desa, tata kelola pemerintahan desa, pertanian, dan banyak bidang lainnya.
Camat Jaluko cukup lama dan sangat bersemangat menyampaikan pandangan,”Mohon maaf Pak WR kalau kepanjangan. Ini menunjukkan saya sangat senang dan bersemangat sekali dengan adanya kolaborasi ini semoga kita bisa saling mendukung”, tutupnya
Rektor UIN STS Jambi yang diwakili oleh WR I, Dr. Ayub Mursalin menyampaikan tentang keadaan efisiensi anggaran yang telah memunculkan inovasi agar dapat menyelesaikan keterbatasan.
Terkait kerjasama, WR I menyampaikan bahwa UIN Jambi berkewajiban untuk berkontribusi bagi wilayah Muaro Jambi secara umum, khususnya desa-desa sekitaran kampus,”Idealnya Jaluko menjadi wilayah percontohan dengan adanya kontribusi UIN Jambi”, ujarnya.
WR I mengatakan seharusnya setiap tahun ada program yang berkontribusi terhadap desa di lingkar kampus,” Kami berharap program tidak hanya sifatnya insidentil tetapi terus berkelanjutan, dosen dan mahasiswa tetap dapat beraktifitas di desa. Kita berharap desa sekitaran kampus dapat menjadi desa percontohan dalam satu aspek”. Kemudian WR I berharap kerjasama tetap berlanjut, tidak terhenti dan kemudian memulai dari nol,”Kita perlu road map kerjasama antara UIN Jambi dengan Jaluko”.
Ketua LPPM, Fridiyanto mengatakan bahwa kerjasama dengan Kec. Jaluko diinisiasi oleh Koordinator Pusat Lingkungan dan SDGs, Dr. Irmawati Sagala. PSLSDGs memiliki agenda pengabdian di desa sekitar kampus dengan empat fokus: Desa digital, UMKM, Sampah, dan Penghijauan,”Program pengabdian Pusat Lingkungan ini sudah mendaftar 85 mahasiswa dan 11 DPL. Ketika sudah menyelesaikan pengabdian, aktifitas mahasiswa selama mengikuti program magang ini akan dikonversi menjadi tugas Kukerta” tutupnya.
Editor: Doni
Bagikan: