Dari Kampus UIN Jambi ke Dunia Kerja: Kisah Tika Meniti Karier sebagai Penyandang Daksa
Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember, hari ini, Rabu, 3 Desember 2025, Pusat Gender, Anak, dan Disabilitas (PGAD) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan sesi berbagi inspiratif melalui Zoom bersama sosok alumni yang membanggakan: Destika Maetika. Tika, begitu ia disapa, merupakan lulusan UIN Jambi yang setahun lalu langsung terbang ke Jawa untuk memulai karier di sebuah BUMN, bahkan sebelum sempat menghadiri wisuda.
Sebagai penyandang disabilitas daksa, Tika berhasil menembus ketatnya seleksi BUMN melalui jalur afirmasi disabilitas. Kini ia berkarier sebagai arsiparis di Perum Jasa Tirta II, Purwakarta. Perjalanan hidup dan perjuangannya mencapai posisi tersebut menjadi sumber inspirasi, terutama bagi mahasiswa difabel yang tengah mempersiapkan masa depan.
Acara ini dipandu oleh Cici Fatmawati, Duta Gender UIN Jambi, yang dengan hangat membuka diskusi dan memandu jalannya sesi berbagi. Kehadiran Cici sebagai moderator membuat suasana semakin akrab, dinamis, dan inklusif.
Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai pertanyaan mengalir, mulai dari strategi menghadapi proses rekrutmen, kiat membangun kepercayaan diri, hingga tips menghadapi tantangan sebagai difabel di dunia kerja. Tika menjawab semua pertanyaan dengan lugas, jujur, dan penuh motivasi.
Selain berbagi kisah, Tika menegaskan misinya untuk terus membantu membuka jalan bagi teman-teman difabel agar memiliki peluang kerja yang lebih luas. Ia bahkan tak segan memberikan pendampingan bagi peserta yang membutuhkan. Selain Tika, sebagai tambahan informasi juga ada Inggit Amelia Puspita, penyandang Tuli alumni UIN Jambi yang juga telah juga sukses menyusul jejak Tika. Inggit berkarir di BUMN staff keuangan di PT Hutama Karya, Jakarta. Ia pun direkruit lewat jalur disabilitas.
PGAD UIN Jambi juga memastikan sesi ini ramah bagi semua dengan menghadirkan Relawan Bahasa Isyarat, sehingga peserta Tuli dapat mengikuti kegiatan secara penuh.
Acara berlangsung hangat, inspiratif, dan memberi energi positif bagi seluruh peserta. Hari ini, Tika bukan hanya bercerita tentang kesuksesan, tetapi juga mengingatkan bahwa usaha, keberanian, dan kesempatan yang setara dapat mengubah hidup siapa saja.
Editor: Doni