Dirjen Pendis: PTKIN Harus Wujudkan Digitalisasi, dan Kampus Ramah Lingkungan
Selasa (11/03/2025) berlangsung pertemuan PTKIN seluruh Indonesia dengan Kementerian Agama RI via zoom meeting.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag mengatakan bahwa program kerja PTKIN harus disesuaikan dengan Asta Protas Kementerian Agama, yaitu: 1. Meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan; 2. Penguatan ekoteologi; 3. Layanan keagamaan berdampak; 4. Mewujudkan pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi; 5. Pemberdayaan pesantren; 6. Pemberdayaan ekonomi umat; 7. Sukses haji; dan 8. Digitalisasi tata Kelola,
Dirjen Pendis dalam kesempatan ini mengatakan bahwa dalam lima tahun ke depan PTKIN penting memperhatikan relevansi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sejauhmana aktivitas pendidikan, penelitian dan pengabdian relevan dengan kebutuhan Masyarakat.
Dirjen Pendis menekankan bahwa pengelola PTKIN harus memperhatikan kata “Ramah” yang implementasinya bisa berbentuk,”ramah lingkungan, ramah anak, ramah disabilitas, ramah mahasiswa, dan ramah tenaga pendidik,” ujarnya.
Selanjutnya Dirjen Pendis mengatakan,”pastikan semua kampus PTKIN hijau, bersih, dan pastikan kampus PTKIN pro lingkungan. Saya sangat berterimakasih jika civitas academica PTKIN menjalankan kegiatan menanam pohon di kampus masing-masing,” ujarnya.
Prof. Dr. Suyitno, M.Ag kemudian meminta kepada pengelola PTKIN untuk menjalankan agenda digitalisasi kampus,”sudah saatnya surat menyurat, semuanya serba digitalisasi,” ujarnya.
Prof. Dr. Suyitno, M.Ag menutup arahannya dengan berpesan agar efisiensi jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan PTKIN,”program tidak boleh terganggu hanya karena ada efisiensi,” tutupnya.
Dalam pertemuan PTKIN seluruh Indonesia ini dari UIN STS Jambi dihadiri oleh Wakil Rektor II, Dr. Fahmy, Sy, dan Ketua LPPM, Fridiyanto.
Editor: Doni
Bagikan: