Dosen UIN STS Jambi Menjadi Dosen Tamu di Hartford International University: Perkenalkan Kelas Internasional COIL

Dosen UIN STS Jambi Menjadi Dosen Tamu di Hartford International University: Perkenalkan Kelas Internasional COIL

Berita 3 menit baca 52 kali dilihat

Hartford- Program visiting scholar Kementerian Agama RI kembali membuka ruang kolaborasiinternasional. Pada 15 Oktober 2026, Dion Ginanto, dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi sekaligusKorpus PLKI-LPPM, menjadi pemateri dalam sesiguest lecture di The Macdonald Center for the Study of Islam and Christian-Muslim Relations, Hartford International University (HIU).

Sesi ini menjadi bagian penting dari upayamemperkenalkan Collaborative Online International Learning (COIL)—model pembelajaran lintas negara yang menekankan kesetaraan, pertukaran budaya, dan kolaborasi akademik tanpa batas geografis.

COIL sebagai Masa Depan Pembelajaran Global

Dalam presentasi berjudul Collaborative Online International Learning (COIL): Lessons Learned from Indonesia, Dion memaparkan bagaimana kelas COIL telah menjadi jembatan baru bagi mahasiswaIndonesia untuk berinteraksi dengan mahasiswa dan profesor luar negeri, tanpa harus menanggung biayabesar seperti kuliah atau mobilitas internasional.

Selama 30 menit sesi pemaparan dan 30 menit diskusi, audiens yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan stafHIU aktif terlibat. Tercatat enam peserta mengajukanpertanyaan, mulai dari isu pedagogi, tantangan teknis, hingga peluang pengembangan COIL untuk institusikecil dan menengah.

Sesi ditutup dengan makan siang bersama, yang menjadi ruang informal untuk memperluas percakapanmengenai peluang kolaborasi antara HIU dan UIN STS Jambi.

Dalam sesi guest lecture, Dion Ginanto memperkenalkan tiga batch COIL yang telahdilaksanakan dengan Michigan State University dan yang sedang dilaksanakan dengan Wyoming University. Dion menekankan bahwa COIL bukansekadar ruang belajar materi akademik, tetapi ruangperjumpaan lintas budaya:

“Kelas COIL bukan hanya sekadar kerja sama untukmempelajari materi; namun lebih dari itu untuk salingmempelajari bahasa dan budaya, serta salingmeningkatkan kesepahaman internasional.”

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, menyambut baik kontribusi dosen dalam program visiting scholar:

“Semoga dengan program visiting scholar oleh Kemenag, dosen UIN STS Jambi dapat menularkansemangat internasionalisasi kampus dan dapatmeningkatkan jejaring internasional.”

Kehadiran UIN STS Jambi di HIU menegaskan arahbaru internasionalisasi kampus: membangun jejaringglobal berbasis kolaborasi akademik yang inklusif. COIL menjadi salah satu instrumen strategis untukmemperluas akses mahasiswa Indonesia terhadappengalaman internasional yang setara, relevan, dan berkelanjutan.

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.