UIN Jambi Pastikan Kuliah Umum Kementerian HAM Inklusif bagi Mahasiswa Tuli
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memastikan akses informasi bagi mahasiswa Tuli dalam pelaksanaan Kuliah Umum Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) yang berlangsung di UIN Jambi pada Rabu, 14 Oktober 2026. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan Juru Bahasa Isyarat (JBI) agar materi yang disampaikan langsung oleh Menteri, Dr. Natalius Pigai, dalam kegiatan tersebut dapat diakses oleh mahasiswa Tuli.
Kuliah umum tersebut dihadiri sekitar 2.500 mahasiswa serta sejumlah pejabat di lingkungan di internal kampus dan lingkungan Provinsi Jambi. Dengan jumlah peserta yang besar dan beragam, aksesibilitas menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan seluruh peserta, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas, dapat mengikuti kegiatan dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, UIN Jambi lewat Korpus GAD memastikan kehadiran dua Juru Bahasa Isyarat, yakni Aji Saka dan Fauziah. Keduanya bertugas menerjemahkan materi yang disampaikan selama kuliah umum ke dalam bahasa isyarat sehingga mahasiswa Tuli dapat mengikuti penyampaian informasi dan memahami materi yang diberikan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung lancar. Kehadiran JBI menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan akademik yang inklusif sekaligus memastikan mahasiswa difabel memperoleh kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik di lingkungan kampus.
Tahun 2026 ini, UIN STS Jambi memiliki 31 mahasiswa difabel aktif, dengan sekitar 20 persen di antaranya merupakan mahasiswa Tuli. Data tersebut menunjukkan pentingnya penyediaan aksesibilitas dalam berbagai kegiatan kampus, baik melalui layanan penerjemahan bahasa isyarat maupun dukungan lain yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Melalui langkah ini, Korpus GAD UIN Jambi terus mendorong penguatan komitmen kampus terhadap pendidikan yang inklusif, dengan memastikan bahwa penyelenggaraan kegiatan akademik tidak hanya terbuka bagi seluruh mahasiswa, tetapi juga dapat diakses dan diikuti secara bermakna oleh mahasiswa penyandang disabilitas.
Bagikan: