Kemana HTI Pasca dibubarkan ?

Kemana HTI Pasca dibubarkan ?

Berita 2 menit baca 1,299 kali dilihat

Kamis (02/10/2025) dalam diskusi buku hasil disertasi Muhammad Nuur, “Hizbut Tahrir Indonesia Pasca Pembubaran” terungkap bahwa secara diam HTI tetap eksis dan terus bermanuver.

Nuur mengatakan bahwa meskipun HTI telah dibubarkan secara formal, ideologi yang mereka usung masih tetap tersosialisasikan dalam diam. Konteks Indonesia, HTI tidak sepenuhnya hilang, melainkan bertransformasi dalam cara-cara yang lebih tersembunyi.

Nisaul Fadillah sebagai pembahas menilai bahwa buku ini menyajikan kajian yang menarik dengan uraian cukup lengkap mengenai dinamika HTI pasca pelarangan. Namun, ia menggarisbawahi bahwa masih ada ruang perdebatan, terutama sejauh mana HTI benar-benar bergerak menuju tuntutan khilafah. Fadillah menyoroti minimnya bukti empiris yang mengindikasikan adanya gerakan radikal yang bertentangan dengan ideologi negara.

Menurut Nisaul justru, praktik HTI di Indonesia cenderung memilih jalur damai dan tidak ekstrem, suatu ciri khas yang berbeda dari narasi di sejumlah negara lain. Bahkan, sebagaimana dicatat, di beberapa negara sekuler HTI dibiarkan tetap eksis karena dianggap tidak menimbulkan bahaya laten.

Diskusi yang berlangsung secara offline di GCR lobi kedokteran dan disiarkan juga lewat kanal Youtube LPPM UIN Jambi ini cukup ramai dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi. Alur tanya jawab tidak hanya berkisar pada isu HTI, tetapi juga meluas pada pembahasan politik kontemporer di Indonesia. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa tema ini memiliki relevansi besar dalam memahami dinamika organisasi Islam dan relasinya dengan negara pasca pembubaran.

Editor: Doni

Tags:

Bagikan:

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.