Korpus GAD dan Ketua Satgas PPKS Gelar Audiensi dengan Pimpinan Kampus
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) merupakan garda terdepan dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual. Dibentuk sebagai bagian dari komitmen institusi pendidikan dalam menghadirkan ruang belajar yang aman, Satgas PPKS memiliki peran strategis dalam pencegahan, penanganan, serta advokasi terhadap kasus-kasus kekerasan seksual di lingkungan akademik.
Sebagai langkah konkret dalam menjalankan tugasnya, Ketua Satgas PPKS Nailul Husna, M.A bersama Korpus Gender, Anak, dan Disabilitas (GAD), Nisaul Fadillah, PhD didampingi sejumlah anggota Satgas PPKS UIN STS Jambi melakukan audiensi kepada pimpinan kampus di Ruang Wakil Rektor I, Dr. H. Ayub Mursalin, M.Ag. Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dan konsultasi pasca pelantikan 2025 terkait peran Satgas PPKS serta dukungan terhadap Pusat GAD dalam mewujudkan lingkungan kampus yang aman dan inklusif.
Dalam audiensi ini, tim Satgas PPKS mengajukan beberapa usulan strategis kepada pimpinan kampus. Pertama, Satgas mengusulkan adanya Pakta Integritas bagi pejabat kampus sebagai bentuk komitmen terhadap pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Kedua, mereka mengajukan sejumlah kebutuhan penting dalam implementasi program PPKS, antara lain penyediaan ruang khusus bagi Satgas untuk menjalankan tugas serta pengembangan sistem pengaduan berbasis digital untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas penanganan kasus.
Wakil Rektor I, Dr. H. Ayub Mursalin, M. Ag menyampaikan dukungannya terhadap peran Satgas dalam menjaga kampus yang bebas dari kekerasan. Beliau juga menegaskan bahwa usulan terkait Pakta Integritas akan diteruskan kepada pimpinan untuk direalisasikan dalam Rapat Kerja (Raker) UIN STS Jambi tahun 2025 yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Selain itu, Korpus GAD turut menyampaikan perlunya dukungan kampus dalam rencana pelaksanaan benchmarking ke perguruan tinggi yang telah lebih maju dalam mengembangkan layanan pendampingan bagi mahasiswa difabel. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan profesionalitas dalam mendukung mahasiswa difabel mengingat semakin meningkatnya minat masyarakat untuk kuliah di UIN STS Jambi, termasuk dari kelompok difabel.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara pimpinan kampus UIN STS Jambi dan Satgas PPKS guna memastikan implementasi kebijakan yang lebih efektif dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Editor: Doni
Bagikan: