Korpus Lingkungan Hidup dan SDGs LPPM Bagikan Ecoenzym untuk Dukung Kurban Ramah Lingkungan
JAMBI — Korpus Lingkungan Hidup dan Sustainable Development Goals (SDGs) UIN Jambi membagikan ecoenzym kepada setiap unit pelaksana kurban di lingkungan kampus sebagai upaya mendukung pelaksanaan Idul Adha yang ramah lingkungan.
Ecoenzym tersebut digunakan pada area pemotongan hewan kurban untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi dampak pencemaran yang dapat muncul setelah proses penyembelihan dan pengolahan hewan kurban.
Koordinator Korpus Lingkungan Hidup dan SDGs UIN Jambi, Dr. Irmawati, menjelaskan bahwa ecoenzym memiliki berbagai manfaat ekologis yang relevan dengan pelaksanaan kurban.
“Kami menyampaikan kepada petugas kurban bahwa ecoenzym sangat bermanfaat untuk menghilangkan bau dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan setelah pemotongan hewan kurban,” ujarnya.
Menurut Irmawati, penggunaan ecoenzym tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan area penyembelihan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Cairan hasil fermentasi bahan organik tersebut dapat membantu memperbaiki kualitas tanah sehingga menjadi lebih subur.
Karena itu, penerapan ecoenzym dalam kegiatan kurban dinilai sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak positif yang luas, baik bagi kebersihan lingkungan kampus maupun keberlanjutan ekosistem di sekitarnya.

Ia menambahkan bahwa kesadaran terhadap pengelolaan limbah kurban perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan ibadah tidak hanya memenuhi aspek syariat, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Pembagian ecoenzym kepada setiap unit kurban juga menjadi bagian dari komitmen UIN Jambi dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam berbagai aktivitas kampus. Langkah tersebut sejalan dengan implementasi program ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama serta penguatan konsep green campus yang menjadi salah satu arah pengembangan UIN Jambi.
Melalui pemanfaatan ecoenzym, UIN Jambi berupaya menghadirkan praktik kurban yang tidak hanya mencerminkan nilai pengorbanan dan kepedulian sosial, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab terhadap lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan gaya hidup ramah lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi maupun masyarakat luas.
Editor: Doni