LPPM Siap Berkolaborasi dengan Kementerian Desa dalam Program P2KTD
Platform Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) bertujuan memfasilitasi desa dalam menemukan penyedia jasa terpercaya yang telah melalui proses verifikasi dan memiliki keahlian teknis. Dengan platform ini, desa dapat mengakses jasa profesional secara lebih transparan dan efisien.
Senin (10/12/2024) di gedung LPPM berlangsung pertemuan antara LPPM dan Kementerian Desa untuk merumuskan rencana kolaborasi kedua pihak.
Masrokhah, Tenaga Ahli Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) mendorong UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi untuk berkontribusi melalui jasa-jasa yang dapat ditawarkan kepada desa, “Kami ingin mengetahui potensi jasa yang dapat disediakan kampus UIN Jambi, mengingat banyak SDM-nya telah memiliki sertifikasi dan keahlian yang relevan,” ujarnya.
Sekretaris LPPM, Massuhartono menyatakan kesiapan LPPM untuk mendukung platform ini, “Kami siap mendaftarkan layanan SDM kampus kami, seperti pendidikan, pelatihan keterampilan, dan konsultasi pembangunan desa,” jelasnya.
Fahmi Sy menambahkan bahwa inisiatif ini membuka peluang besar bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan desa. “Kami mendukung program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan profesionalisme layanan di desa,” katanya.
Masrokhah menekankan pentingnya verifikasi jasa demi memastikan layanan berkualitas bagi desa. Hal ini disepakati oleh Dedi Antoni yang menilai bahwa platform P2KTD akan mempermudah desa di Kabupaten Muara Jambi dalam mengakses jasa sesuai kebutuhan pembangunan, “Platform ini memungkinkan pembangunan desa yang lebih efisien dan terarah,” ujarnya.
Massuhartono harapkan keberhasilan platform ini dalam mendukung pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan sinergi antara Kemendes, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, dan pihak-pihak terkait, platform P2KTD diharapkan dapat mempercepat tercapainya pembangunan yang merata.
Ketua LPPM, Fridiyanto berharap kerjasama ini benar-benar terwujud, sehingga dosen dan mahasiswa UIN Jambi nanti akan banyak terlibat kegiatan pengabdian masyarakat, di sisi lain akan dihargai secara profesional, tutupnya.
Editor: doni
Bagikan: