LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Ikuti Halal bi Halal dan Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Review Proposal BOPTN

LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Ikuti Halal bi Halal dan Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Review Proposal BOPTN

Berita 3 menit baca 255 kali dilihat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi turut serta dalam kegiatan Halal bi Halal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persiapan Review Proposal Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tahun 2025. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada hari Kamis, 17 April 2025 pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diinisiasi oleh Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Kementerian Agama RI. Halal bi halal ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi strategis antar pengelola penelitian di lingkungan PTKIN se-Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi diwakili oleh Koordinator Pusat Penelitian LPPM, Tasnim Rahman Fitra, S.Sy., M.H. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen aktif lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian di perguruan tinggi Islam. Selain sebagai momen silaturahmi pasca Idul Fitri, acara ini juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi penting dalam menyongsong proses review proposal BOPTN 2025. Tasnim menyampaikan bahwa peran aktif LPPM dalam forum nasional seperti ini sangat penting untuk sinkronisasi program dan pemahaman kebijakan terkini.

Rapat ini dihadiri langsung oleh Dr. Nur Khafid, S.Th.I., M.Sc selaku Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran penelitian di lingkungan PTKIN. Ia juga menyoroti adanya relaksasi anggaran yang ditawarkan sebagai bentuk fleksibilitas bagi pengelola penelitian. Selain itu, permasalahan krusial terkait kualitas dan keterbatasan reviewer di lingkungan PTKIN juga menjadi pembahasan utama dalam forum ini.

Selain Kasubdit, hadir pula Kasubtim Penelitian serta para pengelola Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari berbagai institusi. Mereka turut menyampaikan berbagai strategi peningkatan kualitas penelitian dan tata kelola HAKI di PTKIN. Kegiatan ini membuka ruang diskusi terkait tantangan yang dihadapi oleh para pengelola dalam menyusun serta mereview proposal BOPTN. Sinergi antara tim teknis dan pimpinan pusat penelitian menjadi kunci penting dalam menyukseskan agenda nasional ini.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah diskusi terbuka antara Diktis dan pusat-pusat penelitian dari seluruh Indonesia. Diskusi ini membahas berbagai persoalan teknis dan administratif yang sering muncul dalam pengelolaan dana BOPTN. Pihak Diktis juga menyampaikan bahwa akan ada peningkatan kapasitas bagi reviewer agar proses seleksi proposal dapat berjalan lebih objektif dan berkualitas. Semua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang kuat antar institusi menjadi kunci keberhasilan program penelitian nasional.

Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi ajang evaluasi terhadap pelaksanaan BOPTN pada tahun-tahun sebelumnya. Beberapa catatan penting terkait hambatan teknis dan laporan pertanggungjawaban juga dibahas untuk perbaikan ke depan. Kegiatan ini dinilai sangat strategis karena menjadi langkah awal dalam menentukan arah kebijakan riset dan pengabdian untuk tahun berjalan. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan partisipasi dalam sesi tanya jawab.

LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyambut baik langkah-langkah kolaboratif yang dibangun oleh Diktis dalam forum ini. Pihaknya berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah bertukar ide dan solusi antar PTKIN. Menurut Tasnim, sinergi dan komunikasi yang intens antara pusat dan daerah sangat penting dalam memastikan efektivitas program riset nasional. Ia juga menyatakan bahwa UIN STS Jambi siap mendukung segala inisiatif yang bertujuan meningkatkan mutu riset dan pengabdian masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses review proposal BOPTN dapat berjalan lebih lancar, akuntabel, dan transparan. Seluruh peserta yang hadir menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan riset dan pengabdian. Melalui forum daring ini, tercipta jalinan kerja sama yang lebih kuat antar lembaga penelitian di bawah naungan Kementerian Agama. Hal ini menjadi langkah positif menuju ekosistem riset yang lebih inklusif dan produktif di lingkungan PTKIN seluruh Indonesia.

Editor: Doni

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.