Tanya-Jawab Kukerta 2025, Persoalan Anggaran Kukerta hingga Teknis Pelaksanaan
Rabu (17/04/2025) di Amphitheather GCR LPPM menyelenggarakan,”Tanya Jawab Kukerta 2025″, dengan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa yang akan ikut Kukerta. Dalam, “Tanya-Jawab Kukerta 2025”, LPPM kembali menjelaskan konsep dan teknis pelaksanaan Kukerta kepada mahasiswa.
Ketua LPPM, Fridiyanto menyampaikan bahwa pertemuan offline ini perlu dilakukan agar mahasiswa lebih leluasa menyampaikan aspirasi dan berbagai pertanyaan kepada LPPM terkait berbagai hal tentang Kukerta.
Korpus PkM, Muhklis Ahmad dalam presentasinya menyampaikan kembali konsep dan petunjuk teknis 2025 yang sebelumnya sudah disampaikan di berbagai media. Selain itu Muhklis Ahmad juga menyampaikan dan me jelaskan persoalan anggaran Kukerta.
Salah seorang peserta dari Prodi Perbankan Syariah, Fahrurrozi mempertanyakan mengenai UKT mahasiswa dan anggaran Kukerta 2025, ia mempersoalkan mengapa LPPM tidak bisa menyelenggarakan Kukerta Reguler, sementara mahasiswa terus membayar UKT, maka menurutnya mahasiswa berhak untuk tetap mengikuti Kukerta Reguler. Ia menuntut Kukerta Reguler tetap diselenggarakan.
Korpus PkM menjelaskan bahwa pada prinsipnya LPPM siap untuk selenggarakan Kukerta Reguler jika ada anggaran, karena Kukerta Reguler membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,”Efisiensi anggaran telah berdampak terhadap tidak bisa lagi menyelenggarakan Kukerta Reguler”. Sedangkan persoalan keuangan Muhklis mengatakan bahwa LPPM tugasnya adalah mengajukan anggaran dan menjalankan anggaran yang diberikan dalam berbagai bentuk program kerja.
Dalam sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias, peserta lebih banyak mempertanyakan persoalan konsep dan pelaksanaan teknis Kukerta 2025. Setiap pertanyaan teknis yang muncul dijawab secara jelas dan mendetail oleh Korpus PkM, Mukhlis Ahmad.
Ketua LPPM, Fridiyanto dalam sesi penutup menyampaikan bahwa LPPM sudah sampaikan berbagai informasi secara mendetail di berbagai media, namun LPPM tetap secara terbuka menerima pertanyaan teknis secara langsung di kantor LPPM maupun via WA,”Silahkan ke LPPM jika masih ragu dan bingung, intinya LPPM ingin mahasiswa sukses menjalankan Kukerta, dan sukses selesaikan kuliah,” tutupnya.
Editor: Doni
Bagikan: