Mahasiswa KKN Nusantara Edukasi Warga Jalupang Mulya Olah Sampah Organik

Mahasiswa KKN Nusantara Edukasi Warga Jalupang Mulya Olah Sampah Organik

Berita 2 menit baca 11 kali dilihat

LEBAK – Pengelolaan sampah rumah tangga tidak hanya menjadi persoalan kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi solusi bagi pertanian berkelanjutan. Gagasan itu menjadi fokus kegiatan ECO SOIL (Eco Enzyme and Organic Lindi for Sustainable Agriculture) yang diselenggarakan Kelompok Dua Nusalaras di Desa Jalupang Mulya, Kabupaten Lebak.

Kegiatan edukatif ini diikuti petani, ibu-ibu PKK, anggota Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk cair air lindi dan cairan serbaguna eco enzyme yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian maupun perkebunan.

Utusan UIN Jambi, Neza Marshenia, yang memandu jalannya kegiatan, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah sejak dari rumah tangga. Sampah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, pemanfaatan air lindi dan eco enzyme diharapkan mampu membantu petani menekan biaya operasional melalui penggunaan pupuk dan bahan pendukung yang berasal dari limbah organik.

Aspek edukasi dalam kegiatan ini diperkuat dengan kehadiran narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak. Dalam pemaparannya, perwakilan dinas menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas tanah dan kelestarian lingkungan.

Setelah sesi penyampaian materi, peserta mengikuti praktik pembuatan air lindi dan eco enzyme. Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan dengan mengikuti setiap tahapan proses pengolahan limbah organik secara langsung.

Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus memperkuat praktik pertanian berkelanjutan di tingkat desa. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat, Desa Jalupang Mulya diharapkan mampu mengembangkan sistem pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lebak.

Doni Pirdaus

Editor website LPPM

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 LPPM UIN STS Jambi. All Rights Reserved.